Wapres Berharap Santri Tak Menjadi Beban

Wapres Berharap Santri Tak Menjadi Beban
Wapres Ma'ruf Amin dan Claudius Boekan ( Foto: Beritasatu TV )
Aichi Halik / AHL Senin, 25 November 2019 | 21:18 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mendorong santri dan pesantren untuk terus menumbuhkan semangat berusaha sehingga bisa mandiri dan berkontribusi untuk negara.

"Menumbuhkan kembali semangat berusaha supaya santri hidup mandiri dan tidak menjadi beban pihak lain atau beban negara, santri harus bisa memberikan kontribusi bahkan harus bisa mengentaskan kemiskinan," kata Ma'ruf Amin dalam program Special Interview with Claudius Boekan di BeritaSatu News Channel, Jakarta, akhir pekan lalu.

"Santri harus membangun dirinya sendiri supaya bisa berkontribusi secara lebih maksimal, disitulah kita pacu mereka untuk menyiapkan dirinya supaya mereka bisa menjadi usahawan-usahawan yang handal," imbuh Ma'ruf.

Wapres mengakui bahwa masih banyak santri dan pesantren yang terbentur masalah klasik dalam berusaha, seperti kultur hidup sederhana, menjauhi dunia, dan menjauhi hidup mewah.

"Ini bagian yang harus kita ubah, bahwa kita harus hidup sederhana bukan berarti tidak perlu berusaha, tidak punya uang, tidak punya kekayaan. Kekayaan itu penting untuk kita sumbangkan, kita berikan dalam rangka membangun masyarakat, Jadi semangatnya dulu yang harus dibangun baru kemampuannya," ujar Ma'ruf.

Ma'ruf Amin juga meminta kemitraan antara pengusaha besar dengan UMKM dan pesantren terus dibangun.

"Kita ingin mendorong supaya usaha-usaha besar ini tidak mengambil usaha-usaha kecil baik swasta besar maupun BUMN supaya yang kecil ini bisa tumbuh karena lapangannya tidak terambil, tetapi mereka harus melakukan kemitraan atau kolaborasi agar mereka bisa tumbuh bersama-sama," tutur Ma'ruf Amin.



Sumber: BeritaSatu TV