Ikut Majukan Pendidikan di Bangka, Samsung Buka Kelas Digital

Ikut Majukan Pendidikan di Bangka, Samsung Buka Kelas Digital
Peserta didik di SMA Santo Yosef, Pangkal Pinang, Bangka, kini memiliki pengalaman untuk belajar secara digital menggunakan Samsung Galaxy A with S Pen yang disediakan di dalam Samsung Smart Learning Class yang diserahterimakan dari Samsung Electronics Indonesia kepada SMA Santo Yosef, Kamis (21/11/2019). ( Foto: Samsung Electronics Indonesia / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Selasa, 26 November 2019 | 08:32 WIB

Bangka, Beritasatu.com- Samsung Electronics Indonesia (SEIN) membuka Samsung Smart Learning Class (SSLC) di SMA Santo Yosef, Bangka. SSLC ini menjadi ruang kelas digital untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) yang pertama di Bangka. Diharapkan, SSLC dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para pendidik, peserta didik, dan komunitas pendidikan sekitar.

Serah terima penggunaan ruang SSLC dari Samsung kepada pihak SMA Santo Yosef dilakukan Kamis (21/11) di SMA Santo Yosef dan dilakukan oleh Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia kepada Ketua Yayasan Tunas Karya RD. Servasius Samuel.

Keberadaan SSLC di SMA Santo Yosef diharapkan akan meningkatkan efektivitas kegiatan belajar. SSLC dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan mendorong keingintahuan bagi siswa, serta membantu guru mulai dari mencari materi ajar, maupun untuk dijadikan alat peraga yang lebih interaktif dan berkualitas.

“Sebagai salah satu cara berkontribusi pada dunia pendidikan di Indonesia, SSLC telah sejalan dengan program pemerintah dalam pelaksanakan digitalisasi sekolah di seluruh Indonesia dan sesuai dengan memorandum Samsung bersama Kemendikbud untuk program Samsung Indonesia Cerdas, yaitu mengoptimalkan peran teknologi dalam dunia pendidikan, baik untuk penciptaan kualitas juga untuk mempercepat pemerataan materi pendidikan yang menjangkau seluruh Indonesia,” papar Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia Ennita Pramono.

SSLC dilengkapi Galaxy Tab A with S Pen yang di dalamnya telah ditanamkan aplikasi materi pembelajaran berupa buku digital interaktif dan perpustakaan elektronik untuk berbagai mata pelajaran pada semua tingkatan, serta manajemen sistem pembelajaran untuk memantau pemanfaatan Galaxy Tab A oleh para peserta didik di sekolah.

Selain Galaxy Tab, SSLC juga didukung dengan Samsung Smart TV, Samsung AC, dan WLAN (Access Point) untuk memberikan pengalaman saling terkoneksi dan menyenangkan dalam proses pembelajaran.

Untuk mempersiapan pemanfaatan kelas dan fasilitas SSLC secara maksimal, Samsung memberikan pelatihan (train the trainer) kepada para pendidik yang ada di SMA Santo Yosef, antara lain penggunaan gawai, pemanfaatan aplikasi digital, serta pengenalan materi-materi pembelajaran yang telah ditanamkan di dalam gawai tersebut.

Fasilitas Terbuka

Fasilitas SSLC juga terbuka bagi masyarakat di luar SMA Santo Yosef dengan jadwal yang telah ditentukan dan disepakati, seperti pendidik dan peserta didik dari sekolah sekitar. Kelompok masyarakat seperti PKK dan Karang Taruna, juga terbuka untuk menjadi bagian dari komunitas SSLC.

“Kehadiran Samsung Smart Learning Class merupakan langkah besar kami untuk menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang fasih mengoptimalkan teknologi untuk menciptakan masa depan yang lebih baik untuk Indonesia. Kami percaya, teknologi akan mempercepat proses pembelajaran dan lebih menyenangkan bagi anak didik kami,” ujar Kepala Sekolah SMA Santo Yosef, Frans Ekop.

Kelengkapan konten, manajemen sistem pembelajaran, perangkat pendukung, dan pelatihan yang disediakan Samsung sangat memudahkan kami mengaplikasikan kelas digital ini dalam proses pembelajaran, sesuai dengan visi Yayasan Tunas Karya, Pelayanan yang Unggul dan Terdepan dalam Bidang Pendidikan.

Selain membuka SSLC, Samsung bekerja sama dengan Habitat for Humanity telah merampungkan 80 rumah layak huni dan akan dilanjutkan pembangunan 28 rumah layak huni lainnya di desa Penagan, Bangka, hingga tahun 2020. Selain itu, sebanyak 98 sambungan air, 5 unit MCK umum, serta saluran drainase sudah selesai dibangun dilengkapi dengan terlaksananya pelatihan pola hidup sehat dan peningkatan perekonomian keluarga bagi masyarakat setempat.

Menurut General Manager Corporate Engagement Habitat for Humanity Indonesia Nico Kiroyan, pembangunan SSLC diharapkan mampu tingkatkan kualitas belajar bagi siswa SMA dan tentunya berharap kolaborasi ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Bangka dan bisa menjadi inspirasi bagi warga korporasi lainnya untuk bersama-sama kita membangun untuk Indonesia yang lebih baik lagi.

“Kolaborasi Habitat for Humanity Indonesia bersama Samsung Electronic Indonesia untuk menyediakan rumah layak huni bagi warga Bangka saat ini sudah mencapai 80% dan kami siap wujudkan komitmen untuk menyelesaikan seluruhnya dengan tepat tahun depan,” ujar Nico Kiroyan.



Sumber: Suara Pembaruan