Polda Sumut Ringkus Jaringan Narkoba Internasional

Polda Sumut Ringkus Jaringan Narkoba Internasional
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto memaparkan pengungkapan kasus sindikat narkoba, di Mapolda Sumut, Selasa 26 November 2019. (Foto: Beritasatu Photo / Arnold Sianturi)
Arnold H Sianturi / FER Selasa, 26 November 2019 | 22:13 WIB

Medan, Beritasatu.com - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mengungkap sindikat narkoba jaringan internasional di lokasi terpisah. Polisi menyita barang bukti 46 kilogram (kg) sabu sabu, 3.000 butir pil ekstasi, 811 gram serbuk pil ekstasi dan tiga unit mobil yang digunakan sindikat membawa narkoba.

Polisi Tembak Mati Anggota Sindikat Sabu

"Ada enam tersangka sindikat narkoba yang kita tangkap. Mereka ini merupakan jaringan narkoba Malaysia, Aceh dan Medan. Jaringan ini diungkap petugas dalam sepekan melakukan pengembangan," ujar Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto dalam paparan pengungkapan kasus sindikat narkoba, di Mapolda Sumut, Selasa (26/11/2019).

Paparan pengungkapan kasus narkoba itu disaksikan oleh rombongan Komisi III DPR yang dipimpin Hinca Panjaitan dan dihadiri Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwiyanto, Direktur Ditnarkoba Polda Sumut Kombes Pol Hendri Marpaung, dan pejabat utama Polda Sumut.

Agus menjelaskan, penangkapan terhadap sindikat narkoba ini dilakukan petugas setelah mendapatkan informasi masyarakat. Laporan itu ditindaklanjuti dengan menangkap dua tersangka narkoba, Iswandi alias Aseng dan Eko Lesmana alias Eko.

Tren Pergerakan Narkoba dari Laut Malaysia ke Timur

Keduanya ditangkap di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), kawasan Kota Pinang, Kabupaten Labuhan Batu Selatan, 7 November 2019. Kedua tersangka memgendarai mobil Panther BM 1399 JQ. Petugas mengamankan 10 kg sabu - sabu.

Dalam pengembangan, polisi menangkap Azwar di pintu tol Helvetia Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang, pada 12 November lalu.

"Tersangka yang mengendarai mobil Terios hitam BL 1087 PG sedang membawa narkotika golongan satu. Dalam mobil tersangka, petugas temukan 3.000 butir pil ekstasi dan serbuk ekstasi yang dikemas dalam 8 bungkusan dengan total berat 811 gram," jelasnya.

Peredaran Narkotika Sasar Generasi Milenial

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap Azwar dan kemudian melanjutkan pengembangan dengan meringkus Saripudin M Jafar dan Saifuddin di pintu masuk tol Binjai Kota Binjai, 18 November. Dari keduanya yang mengendarai Avanza hitam BL 1180 UL petugas temukan 30 kg sabu.

"Berdasarkan Saripudin dan Saifudin, petugas kita menangkap Edy Syahputra alias Edy, saat tengah mengendarai sepeda motor Honda CB150R hitam BK 5014 SAG di Dusun I Desa Tiang Layar Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang, 20 November lalu. Dari tangannya, petugas amankan 6 kg lebih sabu," imbuhnya.

Salah seorang tersangka narkoba, Azwar menyampaikan, dirinya sudah tiga kali terlibat dalam pengiriman narkoba tersebut. Namun, dia membantah sebagai bandar maupun pengedar narkoba. Azwar mengaku hanya sebagai kurir pengiriman narkoba.

"Ini yang ketiga kali Pak, dua kali berhasil. Yang pertama dikirim ke Banda Aceh, yang kedua dikirim ke Medan dan ketiga yang sekarang ini juga dikirim ke Medan. Sekarang ini ditangkap," ujarnya.

Menurut Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Hendri Marpaung, enam sindikat narkoba itu dijerat Pasal 114 Ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Adapun ancaman hukuman terberat dari pelanggaran pasal itu adalah pidana mati, hukuman penjara seumur hidup atau paling singkat penjara 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rpb1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar," sebutnya.



Sumber: Suara Pembaruan