Satgas Antimafia Bola Tahan 6 Tersangka Pengaturan Skor
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Satgas Antimafia Bola Tahan 6 Tersangka Pengaturan Skor

Kamis, 28 November 2019 | 15:33 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Satgas Antimafia Bola menahan enam tersangka kasus dugaan match fixing atau pengaturan skor pertandingan Liga III antara Perses Sumedang dan Persikasi Bekasi, di Stadion Ahmad Yani Sumedang, 6 November 2019 lalu.

Kepala Satgas Antimafia Bola Brigjen Pol Hendro Pandowo mengatakan, tugas Satgas Antimafia Jilid II mengedepankan langkah-langkah pencegahan atau preventif agar tidak terjadi tindakan pengaturan skor pertandingan sepak bola di Indonesia.

"Namun demikian, ternyata masih terjadi adanya pengaturan skor yang sudah kita lakukan tindakan tegas, penangkapan, di Liga III, pertandingan antara Persikasi Bekasi melawan Persatuan Sepak Bola Sumedang," ujar Hendro, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (28/11/2019).

Dikatakan Hendro, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang diterima Satgas Antimafia Bola. Setelah tim turun ke lapangan, dapat disimpulkan kalau memang ada dugaan pengaturan skor dari pertandingan kedua tim yang berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Persikasi Bekasi itu.

"Setelah kita lakukan gelar perkara, kita menentukan beberapa tersangka, dan berturut-turut pada tanggal 22 November 2019, kita melakukan penangkapan. Pertama wasit utama berinisial DSP. Setelah itu pada hari yang sama, di Bekasi, kita melakukan penangkapan juga terhadap tiga orang yang berasal dari manajemen Persikasi Bekasi berinisial BT, HR, dan SH. Kita lanjutkan melakukan penangkapan terhadap perantara saudara MR, dan yang terakhir kita menangkap saudara DS dari bagian perwasitan Asprov PSSI Jawa Barat," ungkapnya.

Hendro menyampaikan, Satgas Antimafia Bola masih memburu dua orang berinisial T dan HN, anggota Exco PSSI Jawa Barat yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) atau buron.

"Para tersangka telah kita lakukan pemeriksaan dan saat ini masih pendalaman, yang jelas sudah dilakukan penahanan di Polda Metro Jaya. Terhadap para pelaku kita kenakan Pasal 2, Pasal 3 Undang-undang Nomor 11 Tahun 1980 tentang penyuapan. Barang bukti ada HP, ATM, ada buku bank. Saat ini, proses segera kita percepat untuk pemberkasan. Terhadap DPO kita lakukan pengejaran, dan harapan kita tidak terjadi match fixing lagi untuk mewujudkan sepak bola Indonesia yang bersih, bermartabat, dan berprestasi," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Atasi Kisruh PPDB, Pemerintah Didesak Terbitkan Pepres Zonasi

Persentase kuota jalur PPDB zonasi sebaiknya ditetapkan oleh pemda karena pemda harus menyesuaikan dengan karakteristik daerah.

NASIONAL | 28 November 2019

UHN Peringkat 2 PTS Terbaik di Sumut

Rektor Universitas HKBP Nommensen Medan Haposan Siallagan sangat bergembira dengan dengan torehan prestasi yang dicatatkan LPPM UHN ini.

NASIONAL | 28 November 2019

Kongres Perempuan Jateng Lahirkan Tujuh Rekomendasi untuk Pemerintah

Perempuan Jateng, juga meminta pemerintah agar mengonsolidasikan dan mensinergikan seluruh pengetahuan, karya, temuan dan keterampilan perempuan.

NASIONAL | 28 November 2019

Golkar Ambil Inisiatif Revisi UU Pendidikan

Partai Golkar akan mengambil inisiatif untuk merevisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, dan masuk dalam Prolegnas 2019 - 2024.

NASIONAL | 28 November 2019

Mochtar Riady: Perubahan Teknologi Harus Disikapi dengan Cepat dan Tepat

"Yang harus dipikirkan adalah bagaimana kita memanfaatkan teknologinya, memanfaatkan AI untuk lebih efektif dan efisien,” kata Mochtar.

NASIONAL | 28 November 2019

Kibarkan Bintang Kejora, Ini Peringatan Polda Papua

"Hal tersebut tidak sesuai dengan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Ahmad Musthofa Kamal.

NASIONAL | 28 November 2019

Tsani Annafari Resmi Mundur dari KPK

Dua penasihat KPK lainnya, Budi Santoso dan Sarwono Sutikno memilih bertahan hingga berakhirnya masa jabatan pimpinan KPK Jilid IV.

NASIONAL | 28 November 2019

Politisi PDI-P Said Abdullah Minta Pemerintah Evaluasi Ujian Nasional

Pemerintah diminta untuk mengevaluasi lagi ujian nasional sebagai ukuran kelulusan siswa. Yang perlu digenjot pemerintah adalah pemenuhan standar yang sama.

NASIONAL | 28 November 2019

1 Desember, OPM Tetap Kibarkan Bendera Bintang Kejora

Orang Papua yang tinggal di wilayah perkotaan memperingatinya dengan cara melakukan ibadah doa disertai kegiatan diskusi atau seminar.

NASIONAL | 28 November 2019

Di Hadapan Pemimpin Redaksi, DPR Berencana Bangun Area Aspirasi

DPR sedang mengkaji pembangunan sebuah area baru yang berfungsi sebagai arena bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi di Kompleks Parlemen, Senayan.

NASIONAL | 28 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS