Bijak dalam Membeli Tiket Pesawat via Online Travel Agent

Bijak dalam Membeli Tiket Pesawat via Online Travel Agent
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B. Pramesti. (Foto: Beritasatu.com / Thresa Sandra Desfika)
Jayanty Nada Shofa / JNS Senin, 2 Desember 2019 | 11:34 WIB

JAKARTA, Beritasatu.com - Seiring dengan berkembangnya Online Travel Agent yang mempermudah proses perjalanan, kita sebagai pengguna harus tetap bijak dan teliti dalam pembeliannya.

Khususnya dalam pembelian tiket pesawat, hanya melalui aplikasi, pengguna dapat dengan mudah mencari tiket termurah serta opsi kombinasi rute penerbangan lainnya apabila penerbangan langsung sudah tidak tersedia. Tak hanya itu, informasi terkait maskapai, kelas layanan sesuai dengan yang dikehendaki dengan keberagaman harga dapat dengan mudah diakses.

Namun, Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti menghimbau agar masyarakat lebih bijak dan teliti ketika menggunakan OTA.

Tiket Pesawat

"Dalam pembelian melalui OTA, saya meminta masyarakat untuk memastikan beberapa hal. Salah satunya adalah jadwal, rute dan kelas penerbangan (ekonomi atau bisnis) yang diinginkan dengan mengisi informasi dalam aplikasi. Lalu, pastikan mengaktifkan kolom filter dan memilih filter yang diinginkan, seperti penerbangan langsung, transit, satu arah (one way) atau pulang-pergi (pp)," ujar Polana.

Ia juga menekankan pada perencanaan perjalanan yang baik dengan membeli tiket pesawat jauh-jauh hari untuk mendapatkan pilihan dan harga terbaik.

Tak hanya itu, pengguna wajib mengisi secara lengkap dan benar seluruh identitas diri dan nomor telepon kontak serta kebutuhan layanan yang diperlukan agar dapat dilayani dengan baik oleh maskapai.

"Yang kelima, jangan lupa pahami secara jelas syarat dan ketentuan pengangkutan dari maskapai (conditions of carriage), sehingga kita paham hak dan kewajiban sebagai konsumen maupun dari maskapai," jelasnya.

Hal ini disampaikan agar masyarakat calon pengguna jasa tranportasi udara tidak salah paham terkait dengan harga tiket dan dapat memperoleh layanan yang terbaik.

Polana menambahkan, Kementerian Perhubungan terus mengajak masyarakat untuk mencermati pembelian tiket secara online, dan waspada dengan penyesatan informasi yang dibuat oleh pihak-pihak yang bermaksud membingungkan masyarakat dan membuat keresahan.



Sumber: BeritaSatu.com