Gandeng YHT, Kelas Pintar Hadir di 51 Sekolah

Gandeng YHT, Kelas Pintar Hadir di 51 Sekolah
Kiri ke kanan: Laksda TNI (Purn) Amri Husaini, Ketua Umum Yayasan Hang Tuah (YHT) bersalaman dengan Fernando Uffie, Country Manager PT Extramarks Education Indonesia, seusai penandatanganan kerja sama di Jakarta, Senin (2/12/2019). (Foto: Beritasatu Photo / Istimewa)
Feriawan Hidayat / FER Senin, 2 Desember 2019 | 21:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kelas Pintar,  solusi belajar online yang dikembangkan oleh PT Extramarks Education Indonesia, menjalin kerja sama strategis dengan Yayasan Hang Tuah yang menaungi lebih dari 27.000 siswa, 1.700 guru, dan 155 sekolah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dalam kerja sama tersebut, Yayasan Hang Tuah (YHT) sepakat untuk menggunakan solusi Kelas Pintar dalam proses belajar mengajar di seluruh sekolah yang ada di bawah naungan yayasan.

"Sebagai sebuah solusi lengkap pembelajaran digital, Kelas Pintar tidak hanya bisa dimanfaatkan oleh siswa, tapi juga didesain untuk menguatkan dan mensinergikan peran guru, sekolah dan orang tua murid dalam proses belajar anak. Oleh karena itu, kami percaya Kelas Pintar bisa memberikan kontribusi positif kepada Yayasan Hang Tuah dalam upayanya meningkatkan kualitas pendidikan siswa," jelas Country Manager Extramarks Education Indonesia, Fernando Uffie, di Jakarta, Senin (2/12/2019).

Dalam kerja sama yang disepakati untuk masa waktu 3 tahun tersebut, solusi Kelas Pintar akan digunakan sebagai alat bantu mengajar di 627 kelas oleh 1.700 guru yang ada di bawah naungan yayasan Hang Tuah.

Setiap kelas nantinya akan dibekali dengan proyektor, laptop dan solusi Kelas Pintar sehingga proses belajar mengajar berbasis teknologi dapat dijalankan dengan mengakses seluruh materi pelajaran yang telah disesuaikan dengan kurikulum 2013 revisi, lengkap dengan beragam metode pengajaran yang disesuaikan dengan karakter siswa.

Ketua Umum Yayasan Hang Tuah, Laksamana Muda TNI (Purn) Amri Husaini, mengatakan,  pihaknya percaya bahwa teknologi adalah solusi untuk pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

"Namun lebih dari itu, teknologi harus bisa bersinergi dengan guru, sekolah dan orang tua murid dalam upayanya meningkatkan kualitas pendidikan siswa. Kami melihat semua yang kami butuhkan tersebut ada di Kelas Pintar," jelas Amri.

Lebih lanjut, Amri menyoroti tentang kesamaan visi antara Yayasan Hang Tuah dan Kelas Pintar yang disebutnya sebagai landasan utama dalam kerja sama ini. Menurutnya, keseriusan serta komitmen Kelas Pintar dalam mengadopsi Kurikulum 2013 revisi dengan melibatkan ratusan praktisi pendidikan dan mengemasnya ke dalam beragam metode penyampaian, menjadi salah satu bukti keseriusan perusahaan dalam mewujudkan visi meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

"Kerja sama ini berlandaskan pada visi yang sama. Apa yang dilakukan Kelas Pintar dalam memberikan kemudahan akses terhadap berbagai literasi, jadi salah satu variabel penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia," jelas Amri.



Sumber: BeritaSatu.com