Lelang Jabatan Dorong Profesionalisme Kejaksaan

Lelang Jabatan Dorong Profesionalisme Kejaksaan
Jaksa Agung ST Burhanuddin melantik 3 jaksa agung muda baru di Sasana Baharuddin Lopa, Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin, 18 November 2019. ( Foto: Beritasatu Photo / Yeremia Sukoyo )
Yeremia Sukoyo / JAS Selasa, 3 Desember 2019 | 20:10 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni menilai, langkah Jaksa Agung ST Burhanuddin yang melaksanakan program lelang untuk jabatan Kejaksaan Tinggi di seluruh Indonesia sebagai langkah progresif yang bertujuan membangun profesionalisme Institusi Kejaksaan.

Dirinya meyakini upaya itu akan menciptakan kompetisi sehat bagi kejaksaan yang memiliki kompetensi dalam membangun Kejagung mulai dari tingkat Kejari dan Kejati.

"Saya rasa itu sebuah terobosan besar dalam membuka ruang profesionalisme bagi para jaksa dalam membangun karier mereka secara individu maupun kelembagaan," kata Sahroni, Selasa (3/12/2019) di Jakarta.

Di sisi lain, Jaksa Agung sebagai pimpinan Kejagung dapat mengetahui secara langsung kompetensi maupun integritas calon-calon Kajari dan Kajati yang akan membantunya membangun kejaksaan minimal untuk lima tahun ke depan.

"Melalui proses lelang jabatan itu Jaksa Agung sangat terbantu menyeleksi kualitas sumber daya manusia yang dimiliki jajarannya yang terlepas dari unsur korupsi, kolusi, dan nepotisme," ucap Sahroni.

Menurutnya, hasil dari proses lelang jabatan itu nantinya akan mampu menghadirkan kepercayaan publik pada kinerja kejaksaan. Jaksa Agung pun bisa mengawasi secara ketat pelaksanaan visi misi para kajari dan kajati terpilih agar tidak menyimpang dari visi misi kejaksaan secara kelembagaan.

Jaksa Agung ST Burhanuddin sebelumnya menyatakan akan menggelar lelang jabatan untuk posisi Kajari dan Kajati yang dimulai dari kejaksaan di wilayah DKI sebagai pilot project. Uji publik lelang jabatan akan digelar di Jakarta pada 16 Desember 2019 mendatang.

"Lelang jabatan syaratnya tentu jaksa. Jika dari instansi lain mau mengikuti boleh asalkan jaksa dan memenuhi kriteria," kata Burhanuddin. 



Sumber: Suara Pembaruan