Pecat Dirut Garuda, Erick Thohir Mengaku Sedih

Pecat Dirut Garuda, Erick Thohir Mengaku Sedih
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir ( Foto: Beritasatu TV )
Aichi Halik / AHL Kamis, 5 Desember 2019 | 17:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan sangat menyesalkan kasus penyelundupan onderdil Harley Davidson dan sepeda brompton oleh pihak Garuda Indonesia.

Bahkan, Erick mengaku sangat sedih karena kasus tersebut terjadi secara sistematik dalam tubuh maskapai pelat merah tersebut.

"Ini sungguh menyedihkan, ini proses secara menyeluruh di dalam sebuah BUMN bukan individu tetapi menyeluruh," kata Erick dalam jumpa pers di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (5/12/2019).

"Saya sangat sedih, ketika kita ingin mengangkat citra BUMN membangun kinerja BUMN tetapi kalau oknum-oknum di dalamnya tidak siap inilah yang terjadi," imbuh Erick.

Sebagai Menteri BUMN, Erick mengambil langkah cepat dengan memberhentikan Direktur Utama (dirut) Garuda Indonesia.

"Karena itu saya sebagai Kementerian BUMN tentu akan memberhentikan saudara Direktur Utama Garuda dan tentu proses ini, karena ini perusahaan publik, pasti ada prosedur lain," imbuh Erick.

Menurutnya, Kementerian BUMN akan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Kasus ini diduga akan menyeret beberapa orang di dalam Garuda Indonesia.

"Kita akan terus melihat lagi oknum-oknum yang akan tersangkut di dalam kasus ini, dan saya yakin Ibu Menteri Keuangan dan Dirjen Bea Cukai akan memproses secara tuntas baik perdata maupun pidana. Ini yang sangat memberatkan," ujar Erick.



Sumber: BeritaSatu TV