Gelar Musprov ke-7

Kadin Jatim Rumuskan Hambatan Dinamika Usaha

Kadin Jatim Rumuskan Hambatan Dinamika Usaha
Wakil Ketua Umum Kadin Jatim Bidang UMKM, M Rizal, (tengah) saat pemaparan tentang agenda Musyawarah Provinsi (Muprov) ke-7 Kadin Jatim di Surabaya, Jumat (6/12/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Amrozi Amenan )
Amrozi Amenan / FER Jumat, 6 Desember 2019 | 23:14 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur (Jatim) akan merumuskan pembahasan poin-poin penting yang menghambat dinamika usaha di Jatim melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-7, yang akan digelar pada tanggal 18-20 Desember 2019, di Hotel Shangrila Surabaya.

Kadin Optimistis Perekonomian Membaik

Salah satu poin penting itu adalah penguasaan bisnis perusahaan pelat merah atau BUMN (Badan Usaha Milik Negara) dari hulu hingga hilir melalui anak dan cicit perusahaannya yang telah mengikis peran dan peluang perusahaan swasta. Rumusan pembahasan itu akan menjadi rekomendasi Kadin Jatim yang akan disampaikan kepada perwakilan pemerintah yang hadir pada Musprov ke-7 tersebut.

Rencananya, Musprov Ke-7 yang mengambil tema "Melalui Musprov VII Kita Wujudkan Reorientasi Peran Pelaku Usaha Di Tengah Gelombang Disrupsi Teknologi Informasi" akan dihadiri oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia.

Wakil Ketua Umum Kadin Jatim Bidang UMKM, M Rizal mengatakan, diangkatnya soal penguasaaan bisnis BUMN dari hulu hingga hilir sebagai salah satu poin penting dalam pokok bahasan Musprov ke-7 untuk menindaklanjuti pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Munas Kadin di Bali beberapa waktu lalu.

"Kami menerjemahkan statement Presiden, bagaimana swasta akan diberi peran untuk bisa tumbuh menjadi besar, bukan menjadi kompetitor bagi BUMN, dan dominasi BUMN menghilangkan peran swasta. Harapan kami, stakeholder juga bisa mengikuti instruksi Presiden dan peran swasta segera tercapai," ujar Rizal di Surabaya, Jumat (6/12/2019).

Pelaku Bisnis Desak Program Tol Laut Dievaluasi

Rizal menyebutkan, peluang yang diberikan Presiden Jokowi kepada swasta sekaligus juga menjadi tantangan, yang memerlukan telaah, kajian dan persiapan, baik menyangkut perizinan, permodalan serta kesiapan lainnya dari kalangan pihak swasta.

"Karena itu, dalam Musprov ke-7 nanti, tantangan itu akan dibahas dan ditelaah oleh pengurus Kadin baik di tingkat kabupaten dan kota untuk selanjutnya dibuat satu rekomendasi yang akan disampaikan kepada pemerintah," papr Rizal.

Rizal menambahkan, selain membahas berbagai poin yang menghambat dunia usaha di Jatim, Musprov ke-7 Kadin Jatim juga mengagendakan implementasi rekomendasi, Rapimnas Kadin 2019, perancangan program program kerja Kadin Jatim, pokok-pokok pikiran dan rekomendasi Kadin Jatim, serta pemilihan Ketua Kadin Jatim pascamundurnya Ketua Kadin Jatim, LaNyalla Mahmud Mattalitti, setelah terpilih sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

"Selain itu, juga akan digelar acara diskusi panel yang menghadirkan Menteri BUMN dan Kepala BKPM sebagai pembicara dan akan mengupas tantangan kedepan terutama terkait dengan peran Kadin Jatim dalam mengaktualisasikan sarana dan prasarana Revolusi Industri 4.0. Mau tidak mau, siap atau tidak siap kita harus menyesuaikannya," tandas Rizal.



Sumber: Investor Daily