Bercanda Bawa Bom, Penumpang AirAsia Yogya-Bali Diturunkan

Bercanda Bawa Bom, Penumpang AirAsia Yogya-Bali Diturunkan
Indonesia Air Asia. (Foto: Dok)
Fuska Sani Evani / CAH Sabtu, 7 Desember 2019 | 09:30 WIB

 

Yogyakarta, Beritasatu.com - Penumpang AirAsia QZ 8441 Yogyakarta-Denpasar berinisial TH ditahan petugas Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta pada Jumat (6/12/2019) pukul 08.15 WIB karena bercanda membawa bom.

General Manager PT Angkasa Pura (AP) 1 Yogyakarta Agus Pandu Purnama saat dihubungi membenarkan, bahwa penumpang tersebut, telah melanggar Undang-Undang (UU) No.1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, pasal 437 serta Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor 3 Tahun 2017 tentang Upaya Peningkatan Penanganan Candaan Ancaman Bom dan akan dikenakan pidana penjara.

"Motifnya untuk menakuti-nakuti pramugari. Keduanya kemudian diminta untuk membuat surat pernyataan dan penerbangannya dibatalkan," jelasnya Jumat (06/12/2019) petang.

Pandu menjelaskan, kejadian bermula dengan adanya laporan dari pramugari on duty yang mendapati seorang penumpang, inisial TH mengatakan pada seorang rekannya bahwa dia membawa barang bawaan bom sesaat setelah door-close dan pesawat akan push-back.

Namun begitu mendengar candaan tersebut, pramugari langsung menyampaikan ke pilot pesawat dan 163 penumpang harus turun kembali untuk diperiksa dan seluruh barang bawaan penumpang harus diturunkan dan dilakukan x-ray ulang.

Setelah dinyatakan aman, seluruh penumpang dan bagasi kemudian kembali dinaikkan ke pesawat dan terbang.

Sedangkan pelaku dan temannya, diperiksa lebih lanjut.

"TH tidak dapat meneruskan perjalanan menuju Denpasar. Keamanan setempat melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait aksi candaan yang merugikan banyak pihak. Kasus ini kami laporkan ke Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Ditjen Perhubungan untuk penanganan lebih lanjut," ujar Pandu. 

 



Sumber: Suara Pembaruan