Pertamina MOR IV Kembangkan Mangrove Edupark untuk Selamatkan Pesisir Semarang

Pertamina MOR IV Kembangkan Mangrove Edupark untuk Selamatkan Pesisir Semarang
PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV melaksanakan kegiatan penanaman mangrove dan "clean up day" di Kampung Tambakrejo, Tanjung Mas, Semarang Utara, Sabtu, 7 Desember 2019. ( Foto: Istimewa )
Stefi Thenu / JAS Sabtu, 7 Desember 2019 | 20:38 WIB

Semarang, Beritasatu.com - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV, menjadikan kawasan Kampung Nelayan Tambakrejo Semarang sebagai destinasi wisata dengan Program Mangrove Edupark.

"Kawasan Tambakrejo merupakan bagian dari wilayah operasi Pertamina MOR IV terutama Fuel Terminal Pengapon. Selain berfokus pada pelestarian lingkungan, kami mengembangkan potensi lainnya, yakni sebagai destinasi wisata dengan Program Mangrove Edupark. Hal tersebut selaras dengan program pemerintah Kota Semarang yang akan menjadikan wilayah Tanjung Mas sebagai kampung bahari” ujar General Manager Pertamina MOR IV, Iin Febrian, saat melaksanakan kegiatan penanaman mangrove atau bakau dan clean up day di Kampung Tambakrejo, Tanjung Mas, Semarang Utara, Sabtu, (7/12/2019).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian hari jadi PT Pertamina (Persero) yang ke-62 dan merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) kepada lingkungan dan masyarakat.

Kegiatan diawali dengan bersepeda (gowes) dari kantor Pertamina MOR IV Semarang menuju Tambakrejo, Semarang Utara. Kegiatan dilanjutkan dengan peresmian Balai Eduwisata Mangrove Pertamina dan penyerahan satu unit perahu wisata kepada masyarakat serta penanaman 5.000 bibit mangrove.

Penyerahan bantuan diberikan kepada Kelompok Peduli Lingkungan CAMAR (Cinta Alam Mangrove Asri dan Rimbun) yang merupakan kelompok binaan Pertamina.

“Penyaluran program CSR ini merupakan bentuk komitmen Pertamina untuk terus melestarikan lingkungan dan memberdayakan masyarakat," tambah Iin.

Dijelaskan, Tambakrejo merupakan salah satu desa binaan Pertamina Integrated Terminal Semarang yang sering kali mengalami banjir dan musibah rob akibat terjangan ombak laut yang cukup besar. Dengan adanya kawasan hutan mangrove yang berada di Utara Kampung Tambakrejo, kini Kampung Tambakrejo sudah menjadi wilayah yang aman dari banjir rob (air laut pasang). Kawasan hutan bakau tersebut dapat ditempuh selama delapan menit dengan menggunakan perahu.

“Sejak 2011 hingga saat ini secara terus-menerus dan berkesinambungan Pertamina bersama kami turut serta untuk melakukan kegiatan pelestarian lingkungan atau dalam hal ini pelestarian kawasan mangrove. Kami selaku kelompok binaan Pertamina sangat berterima kasih kepada atas komitmen dan dukungannya kepada masyarakat dan lingkungan Tambakrejo” ujar Muhammad Yazid, salah satu pegiat Kelompok Peduli Lingkungan CAMAR.

Bantuan CSR yang diberikan oleh Pertamina MOR IV antara lain pembangunan Balai Eduwisata Mangrove yang akan digunakan sebagai pusat edukasi mangrove, 1 unit perahu wisata, sarana dan fasilitas operasional serta 25.000 bibit mangrove yang ditanam secara bertahap.

Terhitung sejak tahun 2011 hingga saat ini terdapat kurang lebih 200.000 bibit mangrove yang sudah diberikan oleh Pertamina kepada kelompok peduli lingkungan CAMAR. Selain itu Pertamina bekerja sama dengan berbagai instansi seperti komunitas, akademisi, POlri dan TNI serta instansi pemerintah untuk turut serta dalam kegiatan pelestarian lingkungan ini.



Sumber: Suara Pembaruan