Dukung Ekonomi Kerakyatan, Prudential Berdayakan Produk Asli Papua

Dukung Ekonomi Kerakyatan, Prudential Berdayakan Produk Asli Papua
Asuransi Prudential. (Foto: Thetimes / Thetimes)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Minggu, 8 Desember 2019 | 10:34 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) turut berbagi inspirasi dalam gelaran event akbar PRURide Indonesia 2019. Salah satunya kehadiran tiga milenial Papua peserta program Pendidikan Kewirausahaan Kaum Muda yang untuk pertama kalinya memamerkan usahanya untuk publik di luar wilayah Papua. Produk andalan yang ditampilkan yakni kopi khas Papua “Highland Roastery” oleh Yafeth Wetipo, gel khusus rambut keriting “Gracy Curls” buatan Paideia Gratia Sumihe dan menu khas bakso kelapa “Pondok Butterfly Skyline” dari Yunita Ohee.

“Melalui pilar Pemberdayaan Indonesia Timur dalam inisiatif community investment, Prudential Indonesia turut berkontribusi dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kerakyatan, khususnya di Papua," kata Country CEO, Community Investment Prudential Indonesia, Rinaldi Mudahar, dalam keterangan yang diterima Minggu (8/12/2019).

Dia mengatakan, salah satu perwujudan pemberdayaan itu melalui program Pendidikan Kewirausahaan Kaum Muda yang dilaksanakan bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) sejak awal 2019 untuk menyejahterakan komunitas secara berkelanjutan.

Rinaldi memaparkan, pertumbuhan penduduk usia produktif di Papua saat ini meningkat. Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia Papua terus mengalami kemajuan hingga 60,06 di 2018. "Jika kita bersama-sama dapat terus menggali dan mengawal pertumbuhan positif ini, maka geliat pertumbuhan ekonomi di Papua dapat lebih terpacu,” kata Rinaldi Mudahar.

Program Pendidikan Kewirausahaan Kaum Muda yang ditujukan membekali anak muda Papua usia 18–35 tahun ini mengacu kurikulum internasional selama tiga tahun dan terbagi dalam dua gelombang.

Pada Mei lalu, Prudential telah menginaugurasi 60 pengusaha muda dari berbagai sektor usaha yang lolos tahap seleksi dan mengikuti sejumlah workshop yaitu business motivation workshop, financial literacy workshop dan business model canvas workshop.

Setelah mengikuti pelatihan dan pendampingan selama 9 bulan, Yafeth, Gratia dan Yunita yang merupakan peserta gelombang pertama diharapkan mengimplementasikan rencana bisnis mereka dalam 18 bulan ke depan bersama.

Mereka mengakui bahwa rangkaian program pembinaan telah meningkatkan kualitas hidupnya. Kini mereka jauh lebih memahami konsep dan proses bisnis serta makin termotivasi menjadi sosok mandiri yang memberikan manfaat bagi lingkungannya.

Hingga akhir 2018, Prudential Indonesia memiliki melayani lebih dari 2,1 juta nasabah yang didukung 250.000 Tenaga Pemasar berlisensi.



Sumber: BeritaSatu.com