Dikirim Lewat Perahu, Sabu dari Malaysia Diungkap Polisi

Dikirim Lewat Perahu, Sabu dari Malaysia Diungkap Polisi
Direktorat Narkoba Bareskrim di Labuhan Batu, Sumatera Utara memperlihatkan barang bukti sabu-sabu dengan sampan dari arah tengah laut. ( Foto: Beritasatu.com/Farouk Arnaz )
Farouk Arnaz / CAH Senin, 9 Desember 2019 | 19:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Aliran sabu-sabu semakin deras masuk ke Indonesia jelang tahun baru. Terbaru adalah penangkapan empat pengedar sabu jaringan Malaysia-Jakarta.

Mereka ditangkap anggota Direktorat Narkoba Bareskrim di Labuhan Batu, Sumatera Utara saat berusaha memasukan barang haram itu dengan sampan dari arah tengah laut.

“Inisialnya RY, AL, ZL, dan BM. Kita memantau pergerakan komplotan ini selama empat bulan. RY membayar tiga pelaku lainnya mengambil narkoba di tengah laut dekat Pulau Ketam Malaysia menggunakan sampan (perahu),” kata Wadir Narkoba Bareskrim Kombes Krisno Halomoan Siregar di Mabes Polri Senin (9/12/2019)

Istilahnya modus ship to ship. Kapal dari Malaysia yang dijemput sampan di tengah laut. Barang bukti yang disita adalah 37 kg sabu dan 150 butir pil Yaba.

Tersangka dijerat pasal 114 UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati. Pidana denda minimal satu miliyar dan maskimal sepuluh miliar rupiah.



Sumber: BeritaSatu.com