Warga Desak Tindak Lanjut Pencemaran Sungai Cileungsi-Bogor
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Warga Desak Tindak Lanjut Pencemaran Sungai Cileungsi-Bogor

Selasa, 10 Desember 2019 | 12:13 WIB
Oleh : Heriyanto / HS

Bogor, Beritasatu.com - Pencemaran Sungai Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, masih terus berlangsung, meskipun sejumlah lembaga dan pemerintah sudah membuat rencana dan terjun langsung untuk mengatasinya. Pemerintah diminta lebih tegas karena berdampak ekonomi dan sosial kepada masyarakat di kawasan Gunung Putri dan Cileungsi, Bogor.

“Sejak tahun lalu kami mendengar dan membaca berbagai rencana pemerintah kabupaten, provinsi, dan tingkat pusat dalam menghentikan pencemaran di Sungai Cileungsi. Ironisnya, pencemaran tetap saja berlanjut,” kata warga Bogor yang juga pemerhati lingkungan Vayireh S kepada SP, Selasa (10/12).

Dikatakan, pemerintah seharusnya tetap mengacu pada berbagai aturan dan legalitas yang ada. Bukan sebaliknya, malah terlihat tidak berdaya menghadapi sejumlah industri atau pabrik yang terus membuang limbahnya.

Seperti diketahui, pada akhir Agustus lalu, Ombudsman RI Perwakilan Jakarta melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sungai yang membentang di kawasan Gunung Putri dan Cileungsi, Bogor, tersebut. Namun, setelah tiga bulan mengangkat persoalan itu ke publik, pencemaran dari sejumlah industri dan limbah pabrik masih meresahkan warga sekitar.
Protes dan keluhan warga tentang pencemaran itu masih ada, sedangkan solusi dan tindak lanjut atas pelanggaran hukum dalam pencemaran itu juga belum jelas.

Informasi yang diperoleh SP menyebutkan pencemaran tidak saja terjadi pada sungai yang melintas di Kecamatan Cileungsi dan Kecamatan Gunungputri, tetapi hingga ke wilayah Kabupaten Bekasi. Demikian juga berdampak pada pemukiman dan sumber air warga di sekitar industri yang beroperasi.

Baca : Pemprov Jabar Ambil Alih Penanganan Pencemaran Sungai Cileungsi

Salah satu protes terakhir dilakukan sejumlah ibu rumah tangga dan karang taruna di Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi karena terdampak akibat pencemaran sebuah pabrik aluminium, PT TWP. Protes dilakukan pada Rabu (4/12) karena dampak air limbah menyebabkan sumber air menjadi berwarna kuning yang diduga akibat pewarnaan logam alumunium.
Seperti diketahui, persoalan limbah masih menjadi masalah kronis Sungai Cileungsi sejak industri berkembang pada 2000-an. Perubahan penampilan mulai terjadi pada sungai yang membentang dari Kabupaten Bogor (hulu) hingga Kali Bekasi (hilir), Kota Bekasi di Jawa Barat itu.

Limbah industri tanpa diolah hasil kreasi sejumlah korporasi nakal, telah bersemayam dan meracuni air sungai. Puncaknya, dua tahun silam ketika gumpalan busa muncul mengalir hingga ke Kali Bekasi. Belakangan ini, air sungai berubah warna menjadi hitam pekat, juga bau yang menusuk hidung. Pada akhir Agustus lalu, Ombusdman Perwakilan Jakarta menurunkan tim dan menemukan ribuan ekor ikan mati. Pemkab Bogor dan Pemprov Jawa Barat didesak untuk menangani pencemaran tersebut. Inspeksi medadak (Sidak) Ombudsman dilakukan sebagai tindak lanjut dari LAHP (Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan) tahun sebelumnya.

Ditemukan bahwa DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kabupaten Bogor tidak mampu menangani pencemaran lingkungan di sungai tersebut. Ombudsman sempat memeriksa dua industri yang tidak mengelola limbah mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3) dan tak memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang baik. Akibat pencemaran ini, PDAM Bekasi sudah tak bisa mengambil air baku dari Sungai Cileungsi.

Pada awal Oktober lalu, Bupati Bogor Ade Yasin meninjau dan menelusuri Sungai Cileungsi di Desa Bojongkulur, Kecamatan, Gunungputri, Bogor. Terkait pencemaran ini, Pemkab Bogor juga sudah meminta Pemprov Jabar untuk membantu mengatasinya karena melibatkan sejumlah stakeholder antarkabupaten.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Tenggelam di Pelabuhanratu

Tim SAR gabungan bersiaga dan melanjutkan pencarian korban tenggelam kecelakaan laut di Pantai Kebonkalapa Citepus, Pelabuhanratu, Sukabumi.

NASIONAL | 20 September 2021

Antisipasi Tsunami Terulang, BMKG Sempurnakan Sistem Peringatan Dini

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan pihaknya dan kementerian/lembaga terkait sedang menyempurnakan sistem gempabumi dan peringatan dini tsunami.

NASIONAL | 19 September 2021

Dirtipidum: Napoleon Pukuli dan Lumuri M Kece dengan Kotoran

Hasil pemeriksaan perkara penganiayaan yang dialami Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri terungkap bahwa Napoleon Bonaparte memukuli dan melumuri kotoran

NASIONAL | 19 September 2021

Komisi I DPR Dukung Peremajaan Alutsista Koamarda II Surabaya

Komisi I DPR mendukung peremajaan alat utama sistem pertahanan (alutsista) Koarmada II Surabaya.

NASIONAL | 19 September 2021

9 Nakes Korban Kekerasan KKB Jalani Pemulihan Trauma

Sebanyak sembilan tenaga kesehatan korban kekerasan d Kiwirok, Pegunungan Bintang, Provinsi Papua pada Senin (13/9/2021)saat ini menjalani pemulihan trauma

NASIONAL | 19 September 2021

Mulai 25 September, Denpasar Terapkan Ganjil Genap di Daerah Tujuan Wisata

Polrestra Denpasar akan menerapkan peraturan lalu lintas berupa penyekatan ganjil genap bagi kendaraan di Daerah Tujuan Wisata (DTW) mulai 25 September 2021.

NASIONAL | 19 September 2021

Wasekjen Demokrat Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Guru Honorer

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Irwan meminta pemerintah memperhatikan nasib para guru honorer.

NASIONAL | 19 September 2021

BNPT: Sikap Intoleran Sebabkan Bencana, Hargai Perbedaan

Komjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, sikap intoleran terhadap agama dapat menyebabkan bencana sehingga mengajak masyarakat untuk menghargai perbedaan

NASIONAL | 19 September 2021

Ini Isi Lengkap Surat Terbuka Irjen Napoleon Soal Penganiayaan M Kece

Irjen Napoleon Bonaparte menuliskan surat terbuka terkait dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kece atau Muhammad Kace. Ini isi lengkap surat tersebut.

NASIONAL | 19 September 2021

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Mukomuko

Sebanyak 108 rumah warga Desa Rawa Mulya Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, sejak Sabtu (18/9/2021) sampai Minggu (19/9/2021) terendam banjir.

NASIONAL | 19 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Ali Kalora


# Mujahidin Indonesia Timur


# Inter Milan


# Persib



TERKINI
Liga Italia: Sempat Unggul Cepat, Juventus Harus Puas Diimbangi Milan

Liga Italia: Sempat Unggul Cepat, Juventus Harus Puas Diimbangi Milan

BOLA | 17 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings