Pilkada Kota Medan, PDI-P Jajaki Elektabilitas Menantu Jokowi

Pilkada Kota Medan, PDI-P Jajaki Elektabilitas Menantu Jokowi
Bobby Afif Nasution (Foto: istimewa)
Arnold H Sianturi / LES Rabu, 11 Desember 2019 | 12:28 WIB

Medan, Beritasatu.com - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI-P Sumut, Japorman Saragih mengatakan, pihaknya segera melakukan penjajakan untuk mengetahui elektabilitas bakal calon (balon) kepala daerah yang mendaftar melalui jalur PDI-P.

"Selain menunggu petunjuk dari DPP PDI-P atas agenda pelaksanaan fit and proper test, kita juga melakukan survei elektabilitas balon kepala daerah, termasuk nama Bobby Afif Nasution di tengah masyarakat," ujar Japorman, Rabu (11/12/2019).

Adapun balon wali kota Medan yang sudah mengembalikan formulir pendaftaran adalah Bobby Afif Nasution, Akhyar Nasution, Sidarta Pelawi, Sutrisno Pangaribuan, Maruli Siahaan dan Rion Arios. Sementara itu, untuk balon wakil wali kota yakni, Putrama Al Khairi, Nezar Djoeli, Hamdan Simbolon, Boydo HK Panjaitan dan Fitriani Manurung. Seluruh nama balon yang mengembalikan formulir pendaftaran itu sudah dikirimkan DPC dan DPD PDI-P ke DPP untuk diputuskan.

"Hasil survei yang kita lakukan juga diserahkan ke DPP sebagai pertimbangan. Semua balon yang mendaftar lewat PDI-P tentunya mempunyai peluang yang sama untuk diusung DPP dalam kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara serentak pada 2020 mendatang," katanya.

Menurutnya, partai politik yang dipimpin Megawati Soekarnoputri tidak akan salah memilih pasangan calon kepala daerah yang akan diusung dalam pesta demokrasi di Medan maupun daerah lainnya. Keputusan DPP PDI-P memilih calon untuk mengakomodasi kepentingan rakyat.

"Calon yang bakal dipilih itu tentunya memiliki integritas tinggi, mengutamakan kepentingan rakyat, melaksanakan pembangunan dan memajukan Kota Medan. Untuk pilkada di Medan, PDI-P memenuhi persyaratan untuk mengajukan pasangan calon sendiri karena memiliki 10 kursi," ungkapnya.

Meski memenuhi persyaratan mengajukan pasangan calon, PDI-P kata Japorman, masih tetap membuka pintu koalisi dengan partai lain dalam Pilkada Medan. "PDI-P juga akan membuka pintu koalisi dengan Golkar, Gerindra, PKS, Nasdem, Hanura maupun partai lainnya," sebutnya.



Sumber: Suara Pembaruan