Khofifah Akui Pernah Pergi Umrah Bersama Mertua Penyuap Rommy
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-2)   |   COMPOSITE 5970 (-24)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-1)   |   IDX30 472 (-2)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-9)   |   IDXBUMN20 362 (-2)   |   IDXCYCLIC 737 (-3)   |   IDXENERGY 740 (3)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-6)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-2)   |   IDXINDUST 960 (-5)   |   IDXINFRA 873 (-4)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (-1)   |   IDXPROPERT 875 (-2)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (-0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-1)   |   IDXTECHNO 3345 (-54)   |   IDXTRANS 1045 (-3)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-5)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-1)   |   ISSI 175 (-0)   |   JII 573 (-2)   |   JII70 204 (-1)   |   KOMPAS100 1132 (-6)   |   LQ45 888 (-4)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-7)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-1)   |   PEFINDO25 291 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 341 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

Khofifah Akui Pernah Pergi Umrah Bersama Mertua Penyuap Rommy

Kamis, 12 Desember 2019 | 10:07 WIB
Oleh : Fana Suparman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengaku pernah berangkat umrah bersama sejumlah tim suksesnya di Pilkada Jatim pada awal Januari 2019. Perjalanan umrah itu bersama dengan Roziki yang merupakan mertua dari Haris Hasanuddin, mantan Kepala Kantor Kementerian Agama Jawa Timur (Kakanwil Kemag Jatim).

Haris diketahui telah divonis bersalah telah menyuap anggota DPR sekaligus mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Romy terkait proses seleksi jabatan di lingkungan Kemag. Sementara Roziki merupakan Ketua Timses Khofifah saat bertarung di Pilgub Jatim 2018.

Khofifah menuturkan, perjalanan umrahnya itu juga bersama dengan salah satu tokoh Nahdlatul Ulama (NU) di Jatim, Kiai Asep Saifuddin Chalim.

"Pernah (umrah) bersama Pak Roziki dan Kiai Asep, kira-kira sembilan hari," kata Khofifah saat bersaksi dalam sidang perkara jual beli jabatan di Kemag dengan terdakwa Rommy di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (11/12).

Meski demikian, Khofifah menyatakan tidak ada pesan khusus dari Roziki terkait proses seleksi yang dijalani Haris Hasanudin di Kemag.

"Tidak ada pesan khusus," katanya.

Khofifah juga mengaku pernah dititipkan pesan oleh Kiai Asep Saifuddin Chalim untuk diteruskan ke Rommy. Pesannya itu, terkait pemilihan Kakanwil Kemag Jatim.

"Seperti yang pernah saya sampaikan kesaksian di ruangan ini juga, bahwa satu saat Kiai Asep meminta saya menanyakan kepada mas Romi, katanya ada proses yang sudah selesai. Kaitan dengan pemilihan Kanwil Jawa Timur. Kenapa tidak segera dilantik?," ungkap Khofifah.

Khofifah mengaku langsung menyampaikan pesan Kiai Asep itu ke Rommy melalui aplikasi pesan WhatsApp. Secara kebetulan, kata Khofifah dirinya saat itu sedang berkomunikasi dengan Rommy terkait kampanye akbar PPP.

"Iya itu kebetulan beliau (Kiai Asep) baru telepon, kebetulan Mas Rommy WA saya, minta saya hadir pada kampanye akbar PPP tanggal 10 April 2019. Saya sampaikan Insyaallah saya hadir. Nah, kemudian saya sampaikan pertanyaan Pak Asep itu, saya bilang kira kira ada kalimat begini, jangan sampai 'keanginan', maksudnya jangan kelamaan," katanya.

Majelis Hakim juga mengonfirmasi Khofifah soal adanya permintaan kepada Rommy untuk memperjuangkan seseorang. Namun, Khofifah membantah hal tersebut. Khofifah hanya menyebut pernah berkomunikasi dengan Rommy melalui layanan WA.

"Saya merasa tidak pernah yang mulia. Hanya ada memang WA (Whatsapp) saya bulan Februari," katanya.

Diketahui, Jaksa KPK mendakwa Rommy menerima uang Rp 325 juta dari Haris Hasanudin agar lolos seleksi dan dilantik sebagai Kepala Kanwil Kemag Jawa Timur. Dalam surat dakwaan, Rommy didakwa menerima suap bersama-sama Menag Lukman Hakim Saifuddin. Keduanya disebut melakukan intervensi langsung maupun tidak langsung terhadap proses pengangkatan Haris Hasanudin tersebut. Tak hanya dari Haris, dalam perkara jual beli jabatan ini, Romy juga didakwa Jaksa menerima Rp 91,4 juta dari M Muafaq Wirahadi. Uang tersebut berkaitan proses pengangkatan Muafaq sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Polisi Periksa Isi Handphone Istri Hakim Jamaluddin

Kasus pembunuhan terhadap Jamaluddin dilakukan pelaku dengan sangat rapi.

NASIONAL | 12 Desember 2019

Ilham Oetama Marsis, Dokter Patriot yang Menepis Isu Pemecatan

Hingga kini, Prof.Dr.Ilham Oetema Marsis,Sp.OG(K), sang dokter patriot itu berupaya menepis tudingan pemecatan.

NASIONAL | 12 Desember 2019

PKB Dorong Kebijakan Serius untuk Meningkatkan Literasi

Hasil laporan PISA ini harus dijadikan cambuk untuk berbenah agar ke depan Indonesia bisa menjadi lebih baik.

NASIONAL | 12 Desember 2019

Kapolda Kalbar Terima Bintang Bhayangkara Pratama dari Kapolri

Penghargaan Bintang Bhayangkara Pratama diberikan karena dinilai sudah mengabdi tanpa cacat, dan menunjukkan keberhasilan melampaui tugas pokok.

NASIONAL | 12 Desember 2019

Antara Kebebasan Pers dan Stabilitas Negara

Pemerintah akan turun tangan jika terjadi kekacauan, seperti yang terjadi di Jakarta dan Papua beberapa waktu lalu.

NASIONAL | 12 Desember 2019

AL Gore Puji Aksi Indonesia dalam Mencegah Dampak Perubahan Iklim

Al Gore mengaku senang dengan kebijakan yang diambil oleh Indonesia, seperti soal moratorium dan pembukaan kebun sawit baru, termasuk juga restorasi gambut.

NASIONAL | 12 Desember 2019

Kabur, Dua Tahanan Narkoba Polres Malang Ditembak

Mereka kabur dari Rutan dengan memakai kain untuk memanjat plafon dan menggergaji teralis besi di bawah atap genting.

NASIONAL | 12 Desember 2019

Dompet Dhuafa Luncurkan Jaringan Global di 30 Negara

Dompet Dhuafa sangat memahami dinamisme dari dunia dengan terus menghadirkan perubahan generasi di dalamnya

NASIONAL | 11 Desember 2019

DPR: KPK Sudah Menjadi Bagian dari Eksekutif

Masyarakat harus tetap melakukan pengawasan terhadap kerja KPK agar sesuai dengan harapan dan tidak keluar dari UU.

NASIONAL | 11 Desember 2019

Gugatan Soal Usia Calon Kepala Daerah Ditolak MK, Faldo Maldini: Pertarungan Belum Selesai

Faldo yakin PSI akan memperjuangkan revisi UU Pilkada bila masuk ke DPR pada Pemilu 2024.

NASIONAL | 11 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS