Yayasan Pendidikan Winfield Meriahkan Kegiatan Natal di Medan

Yayasan Pendidikan Winfield Meriahkan Kegiatan Natal di Medan
Yayasan Pendidikan Winfield, memeriahkan kegiatan perayaan Natal 2019 selama dua hari di Medan, Sumutera Utara, Sabtu-Minggum, 7-8 Desember 2019. ( Foto: Istimewa )
Arnold H Sianturi / JEM Kamis, 12 Desember 2019 | 16:19 WIB

Medan, Beritasatu.com - Memasuki akhir tahun 2019, Yayasan Pendidikan Winfield mengadakan serangkaian acara selama dua hari dalam rangka untuk memeriahkan kegiatan Natal 2919 dan Tahun Baru 2020 di Tiara Convention Center Medan, Sabtu (7/12/2019) hingga Minggu (8/12/2019).

Dalam kegiatan Natal itu, Yayasan Pendidikan Winfield, melalui siaran persnya yang diterima Suara Pembaruan, Kamis (12/12/2019), menghadirkan Executive Direktor Universitas Pelita Harapan (UPH) Medan, Arifin Fu, dan Edukator Bidang Bahasa Inggris Cindy Djuang. Cindy juga merupakan tamatan dari University of California, Irvine.

Arifin Fu dan Cindy Djuang dihadirkan sebagai juri dalam kegiatan speech and news reading competition yang diikuti oleh 20 murid yang sudah melalui seleksi ketat. Para murid diberikan pelatihan khusus yang dibawakan oleh Qintari Aninditha. Qintari adalah mantan pembawa berita di iNews TV dan juga Co-Founder Womandiri.

Dengan segudang pengalaman yang dimiliki, Qintari mengajarkan teknik memberikan speech and news reading yang baik serta memberikan motivasi kepada para murid dalam meningkatkan kepercayaan diri mereka. Qintari juga menjadi juri dalam kompetisi tersebut.

Setelah melalui proses seleksi yang ketat, Arifin Fu bersama juri lainnya akhirnya mengambil keputusan juara pertama speech competition yang dimenangkan oleh Carlin Joanna, diikuti oleh juara kedua Vanneline Victoria dan juara ketiga Yvonne Rimba.

Untuk News Reading Competition, juara pertama dimenangkan oleh Tiffany Lumbanraja dan Ivana Beatrice Girsang, diikuti oleh juara kedua Irene Marcella dan Abraham Axel Nicholas Siburian, dan juara ketiga dimenangkan oleh Pieter Valentino Wijaya dan Jessie Rimba.

Para pemenang berhak mendapatkan piala, sertifikat dan sejumlah uang tunai. Untuk murid yang belum juara juga diberikan piala partisipasi untuk mengapresiasi usaha dan kerja keras para murid. Setelah kompetisi selesai, acara dilanjutkan dengan wisuda murid yang telah menyelesaikan kelas akhir di Yayasan Pendidikan Winfield.

Acara itu meliputi makan bersama orang tua wali murid beserta para murid lulusan, diikuti dengan beberapa testimony murid dan sederet penampilan bernyanyi dari para murid. Kegiatan utama adalah pemberian sertifikat lulus kepada para murid. Pada akhir acara, setiap murid juga mendapatkan sebingkai foto dan juga jaket almamater sebagai kenang-kenangan.

Dalam acara puncak adalah perayaan natal yang dilaksanakan di hari Minggu, dengan mengangkat tema Love Come Down. Tema ini mengusung Cinta Kasih yang turun dari Tuhan untuk dibagikan dengan sesama manusia. Acara dibuat dalam dua sesi yaitu di pagi dan sore hari dengan jumlah murid yang tampil mencapai 600 murid dan jumlah tamu yang hadir mencapai 2000 orang.

Acara meliputi penampilan bernyanyi dan menari dari murid playgroup, kindergarten, primary 1, dan murid TK Nasional yang berusia dari 1,5 tahun sampai dengan 6 tahun. Ada juga penampilan anak murid memainkan angklung dan bernyanyi dalam bahasa mandarin untuk lebih memeriahkan acara. Di akhir acara, para murid dan guru bernyanyi bersama dan menutup dengan ucapan Selamat Hari Natal dan Tahun Baru kepada para tamu yang hadir.



Sumber: Suara Pembaruan