Wapres Minta Penghapusan Eselon Tak Menimbulkan Kegaduhan

Wapres Minta Penghapusan Eselon Tak Menimbulkan Kegaduhan
Wapres Ma'ruf Amin. ( Foto: ANTARA/Anis Efizudin )
Aichi Halik / AHL Kamis, 12 Desember 2019 | 22:00 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin meminta penghapusan jabatan struktural eselon III, IV dan V di instansi pemerintah tak menimbulkan kegaduhan di kalangan pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN).

Perampingan birokrasi tersebut, kata dia harus dilakukan secara cermat, objektif, transparan, adil, dan menerapkan prinsip kehati-hatian sehingga minim risiko.

"Yang perlu kita cari adalah solusi yang memberikan dampak terkecil," ujar Wapres ketika memimpin rapat Komite Dewan Pengarah Reformasi Birokrasi Nasional (KPRBN) di Istana Wapres, Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Ma'ruf yang juga Ketua Pengarah KPBRN, berharap seluruh menteri terkait berkoordinasi dan bekerja secara serius guna mencapai reformasi birokrasi yang memperhatikan prinsip keadilan dan menjaga kesejahteraan ASN.

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo, usai rapat menyatakan, Wapres ingin agar ASN mempunyai kecepatan dalam melayani.

"Juga kecepatan memberikan izin, perizinan investasi yang cepat dan secara maksimal," ujar Tjahjo.

Namun, Menurut Tjahjo, proses perampingan birokrasi memerlukan waktu yang tidak sebentar. Mengingat, banyaknya satuan kerja di setiap kementerian dan lembaga pemerintah non-kementerian (K/L) serta pemerintah daerah.

"Dari tahapan ini merampingkan pengambilan keputusan dari eselon I, II, III, IV dan juga V perlu waktu karena menyangkut orang, menyangkut pejabat struktur yang difungsionalkan, itu gak bisa cepat," kata Tjahjo.

"Karena itu KemPAN-RB akan menyiapkan tahapan-tahapan sedetail mungkin dengan membangun sistem ASN yang komprehensif dan integral," imbuh Tjahjo.



Sumber: BeritaSatu TV