Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek Diharapkan Atasi Kemacetan

Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek Diharapkan Atasi Kemacetan
Presiden Joko Widodo (tengah) meresmikan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek di KM 38, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (12/12/2019). Jalan tol tersebut akan dibuka untuk mendukung arus lalu lintas libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. (Foto: ANTARA FOTO / Akbar Nugroho Gumay)
Carlos KY Paath / JAS Jumat, 13 Desember 2019 | 10:17 WIB

Bekasi, Beritasatu.com – Jalan tol layang Jakarta-Cikampek yang dibangun sejak 2017 diharapkan dapat mengatasi kemacetan akses Jakarta-Cikampek. Sebab, Presiden Joko Widodo (Jokowi) banyak menerima keluhan padatnya lalu lintas Jakarta-Cikampek.

“Banyak keluhan-keluhan yang masuk kepada saya. Kalau sudah lewat yang namanya Cikampek-Jakarta atau Jakarta-Cikampek macetnya bisa berjam-jam. Kita harapkan dengan selesainya Jakarta-Cikampek II elevated ini persoalan itu sudah tidak kita dengar lagi,” kata Presiden.

Hal itu disampaikan saat meresmikan jalan tol layang Jakarta-Cikampek di KM 38, Bekasi, Jawa barat, Kamis (12/12/2019). Jalan tol layang sepanjang 36,4 kilometer tersebut berada di atas jalan tol Jakarta-Cikampek.

Jalan ini memang bertujuan untuk memisahkan kepadatan kendaraan di jalur perjalanan Jakarta-Bekasi-Cikarang dengan jalur tujuan Cirebon, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Jalan tol yang membentang dari Cikunir hingga Karawang Barat dalam waktu dekat dapat digunakan.

“Digratiskan sampai nanti tahun baru. Kita harapkan dengan dibukanya ini, kemacetan yang setiap hari sudah empat tahun ini kita rasakan, sejak 2016, nanti betul-betul bisa terkurangi dengan baik. Kalau dari hitung-hitungan, bisa mengurangi kemacetan 30 persen,” ucap Presiden.

Peresmian turut dihadiri d iantaranya oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.



Sumber: Suara Pembaruan