KBRI Moskwa Terima Penghargaan di Bidang Budaya

KBRI Moskwa Terima Penghargaan di Bidang Budaya
Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarusia, M Wahid Supriyadi (kanan) menghadiri acara "Summing up of the Year of Russian-Asian Cooperation 2019" yang diselenggarakan oleh the Russian-Asian Union of Industrialists and Entrepreneurs (RAUIE) di Moskwa, Rusia, Kamis, 12 Desember 2019. ( Foto: Istimewa / KBRI Moskwa )
Asni Ovier / AO Sabtu, 14 Desember 2019 | 09:02 WIB

Moskwa, Beritasatu.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Moskwa, Rusia, menerima penghargaan "Cultural Breakthrough of the Year" pada penganugerahan "3rd Annual Golden Dragon Award" yang diselenggarakan oleh The Russian-Asian Union of Industrialists and Entrepreneurs (RAUIE) di Moskwa, Rusia, Kamis (12/12/2019).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung kepada KBRI Moskwa oleh Presiden RAUIE, Vitaly Mankevich, pada suatu acara Malam Gala terkait "Summing up of the Year of Russian-Asian Cooperation-2019". Menurut Vitaly, KBRI Moskwa adalah kedutaan asing yang aktif menyelenggarakan kegiatan budaya di Rusia.

KBRI Moskwa adalah satu-satunya kedutaan besar di Rusia menerima penghargaan di bidang budaya. Pada Malam Gala tersebut, KBRI Moskwa juga mempersembahkan Tari Cendrawasih dari Bali oleh tim kesenian binaan KBRI Moskwa, Kirana Nusantara Dance.

Dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com di Jakarta, Sabtu (14/12/2019) disebutkan, KBRI Moskwa gencar menyelenggarakan berbagai kegiatan budaya di Rusia sejak 2016 untuk lebih mempromosikan Indonesia di Rusia. Kegiatan budaya tidak hanya di Moskwa, tetapi juga digelar di sejumlah kota lainnya, seperti Korolyov, St Petersburg, Suzdal, Kaliningrad, Tomsk, Ivanovo, dan Kazan.

Salah satu kegiatan terbesar yang diselenggarakan KBRI Moskwa adalah Festival Indonesia yang mulai sejak 2016 dan tahun ini merupakan festival ke-4. Berbagai sajian budaya Indonesia dipersembahkan dalam festival tersebut, seperti membatik, kuliner, peragaan busana, pencak silat, tarian, alat musik, wayang kulit, dan pameran produk-produk Indonesia. Festival tersebut dikunjungi 117.669 orang dan merupakan kegiatan terbesar yang diselenggarakan perwakilan asing di Rusia.

Malam Gala dihadiri oleh para pengusaha dan asosiasi perusahaan dari Rusia dan sejumlah negara Asia, pejabat pemerintah Rusia, perwakilan berbagai wilayah Rusia, dan Duta Besar atau perwakilan sejumlah Kedutaan negara Asia di Rusia, seperti Indonesia, Filipina, Tiongkok, dan Kamboja.

Hadir dalam pertemuan tersebut Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarusia, M Wahid Supriyadi, didampingi Sekretaris Pertama Penerangan dan Sosial Budaya, Enjay Diana, dan Sekretaris Pertama Ekonomi, Cahya Sumaningsih.

Dubes Wahid menyampaikan bahwa banyak potensi kerja sama Indonesia dengan Rusia yang dapat dikembangkan, khususnya di bidang ekonomi, perdagangan dan pariwisata. Penyelenggaraan empat kali Festival Indonesia di Moskow telah memberikan dampak positif pada peningkatan hubungan Indonesia dengan Rusia.

“Saya berharap pengembangan kerja sama antara RAUIE dengan KBRI Moskwa dapat lebih meningkatkan volume perdagangan yang tahun lalu mencapai US$ 2,55 miliar,” kata Dubes Wahid.

RAUIE adalah asosiasi bisnis yang menangani program-program perdagangan, ekonomi, investasi dan kerja sama kemanusiaan antara lembaga negara, bisnis, dan publik di Rusia dan negara-negara Asia. RAUIE mendukung pemerintah Rusia dalam menerapkan kebijakan pengembangan kerja sama dengan negara-negara Asia.



Sumber: Suara Pembaruan