Mitra Tokopedia Berdayakan 400.000 Warung Lewat Pemanfaatan Teknologi

Mitra Tokopedia Berdayakan 400.000 Warung Lewat Pemanfaatan Teknologi
Salah satu warung yang mengikuti program Mitra Tokopedia. Program Mitra Tokopedia dihadirkan untuk mempermudah semua orang dalam memulai dan mengembangkan usaha. ( Foto: Istimewa )
Herman / JAS Sabtu, 14 Desember 2019 | 16:58 WIB

Jakarta, Beritasatu.Com - Baru diluncurkan pada November 2018, Mitra Tokopedia, yang merupakan program Tokopedia untuk memberdayakan para pemilik warung, kini telah menjangkau lebih dari 400.000 mitra. Program ini juga sudah hadir di lebih dari 500 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

AVP of New Retail Tokopedia, Adi Putra menyampaikan, program Mitra Tokopedia dihadirkan untuk mempermudah semua orang dalam memulai dan mengembangkan usaha, terutama para pemilik usaha kecil, baik toko kelontong, warung, kios, usaha individu atau sejenisnya melalui pemanfaatan teknologi.

"Di era digital seperti saat ini, warung juga harus ikut berubah. Melalui program Mitra Tokopedia, pemilik usaha kecil kini juga bisa berjualan produk-produk digital layaknya toko modern, mulai dari pulsa, pembayaran listrik, voucer gim, hingga BPJS Kesehatan. Saat ini sudah ada lebih dari 400.000 pemilik usaha kecil yang bergabung sebagai Mitra Tokopedia," kata Adi Putra, di acara Festival Gerakan Warung Nasional, di Jakarta, Sabtu (14/12/2019).

Untuk memperkaya layanan Mitra Tokopedia, sejumlah fitur baru di aplikasi Mitra Tokopedia juga telah dihadirkan, salah satunya adalah Tempo. Adi menerangkan, melalui fitur Tempo, para pemilik usaha kecil kini dapat melakukan transaksi pembelian barang grosir untuk barang usahanya dengan pembayaran di belakang.

"Dengan fitur Tempo atau stock now pay later ini, pemilik usaha kecil bisa tetap membeli stok barang ketika belum ada modal, dan pembayarannya bisa dilakukan dalam jangka waktu satu minggu," terang Adi.

Di 2020, Adi berharap pemilik usaha kecil yang bergabung menjadi Mitra Tokopedia bisa semakin banyak. Tetapi jumlah bukanlah hal yang utama. Yang lebih penting menurutnya adalah usaha para pemilik warung atau toko kelontong bisa semakin berkembang setelah bergabung sebagai Mitra Tokopedia.

Bersama startup Warung Pintar, OVO, dan Sahara, Tokopedia juga menginisiasi Festival Gerakan Warung Nasional (FGWN) yang digelar di Lapangan Banteng, Jakarta, 14-15 Desember 2019.

Adi menyampaikan, Festival Gerakan Warung Nasional ini merupakan puncak perayaan Gerakan Warung Nasional, sebuah gerakan dari Tokopedia bersama para mitra strategis untuk mengajak masyarakat mengembangkan ekosistem warung.

"Kami berkomitmen menjembatani pelaku usaha tradisional seperti pemilik warung, toko kelontong dan usaha sejenis Iainnya, dengan teknologi untuk mempermudah mereka mengembangkan usaha di era digital. Lewat gerakan ini, kami berharap seIuruh profesi di Indonesia, salah satunya pemilik warung, dapat berevolusi menjadi 'perusahaan teknologi' lewat ekosistem Tokopedia. Sehingga mereka dapat selalu relevan dengan perubahan zaman dan terus berperan dalam pemerataan dan pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Adi.



Sumber: BeritaSatu.com