Dedi Mulyadi Harap Perwakilan Indonesia di Luar Negeri Perhatikan TKI

Dedi Mulyadi Harap Perwakilan Indonesia di Luar Negeri Perhatikan TKI
Dedi Mulyadi. ( Foto: Antara )
Carlos KY Paath / RSAT Sabtu, 14 Desember 2019 | 19:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar, Dedi Mulyadi berharap perwakilan Indonesia di luar negeri dapat memerhatikan Tenaga Kerja Indonesia (TKI), khususnya saat di bandara. Kedutaan besar (kedubes) RI perlu menempatkan sejumlah petugas di bandara.

Khususnya bandara yang menjadi tempat transit dan keberangkatan TKI seperti di Malaysia, Dubai, Arab Saudi, dan lainnya. “Saya usulkan setiap hari ada petugas untuk monitor dan keliling di bandara untuk membantu jika ada TKI yang mengalami kesulitan,” kata Dedi.

Hal itu disampaikan Dedi yang juga wakil ketua Komisi IV DPR dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Sabtu (14/12/2019). Dedi mengaku sedikit keheranan setiap ke luar negeri, ada TKI yang terlantar di bandara.

Dedi pernah menemukan TKI yang kabur dari majikannya dan telantar di Bandara Malaysia. Selain itu, Dedi pun sempat membantu TKI bermasalah dari Afrika saat berada di Bandara Dubai. “Setiap pergi ke luar negeri, saya selalu temukan masalah TKI,” ucap Dedi.

Seorang TKI asal Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Ahmad Yani, sempat terpisah dari rombongannya di Bandara Dubai, Jumat (13/12/2019). Dedi Mulyadi mengungkapkan, Ahmad terlihat kebingungan.

Kebetulan Dedi sedang transit di Bandara Dubai seusai menghadiri Konferensi Perubahan Iklim di Madrid, Spanyol. Dedi menuturkan, Ahmad kesulitan diajak untuk berkomunikasi. Pemuda hanya menyebut ingin pulang ke Tanah Air untuk bertemu ibunya di Labuan Bajo.

Dedi lantas mencoba mencari identitas Ahmad. Di tas Ahmad, Dedi menemukan dokumen ijazah Madrasah Aliyah. Ahmad yang bekerja di perkapalan, terbang dari Mauritius dan transit di Bandara Dubai, dan selanjutnya menuju Indonesia.

Dedi menambahkan, tiket dan paspor milik Ahmad terbawa agennya bernama Lily. Ahmad sama sekali tidak membawa uang. Dedi lantas memberi uang untuk bekal Ahmad selama mencari agennya. Dedi kemudian hendak mengunggah peristiwa itu di akun facebook.

Harapannya, ada seseorang yang mengenal Ahmad. Sayangnya, Dedi mengalami akses internet. Kebetulan, lanjut Dedi, ada dua Warga Negara Indonesia (WNI), Riko dan Made yang bekerja di Bandara Dubai.

Dedi dibantu oleh Made agar dapat terhubung dengan internet. Setelah itu, Dedi mengunggah fotonya bersama Ahmad ditambah kronologi. Rupanya, postingan itu dibaca agennya Ahmad yang ternyata berteman dengan Dedi di facebook.

Menurut Dedi, Lily pun sedang mencari Ahmad di Bandara Dubai. Luasnya bandara membuat Lily kesulitan menemukan Ahmad. Lily menyampaikan terima kasih kepada Dedi. “Alhamdulillah kami sudah bertemu atas bantuan postingan Pak Dedi dan pihak Bandara Dubai,” kata Lily.



Sumber: Suara Pembaruan