Tol Pantai Selatan Akan Tersambung dari Yogya hingga Garut

Tol Pantai Selatan Akan Tersambung dari Yogya hingga Garut
Ilustrasi jalan tol. (Foto: istimewa)
Thresa Sandra Desfika / YUD Minggu, 15 Desember 2019 | 12:52 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) merencanakan pembangunan tol lintas selatan Jawa tersambung dari Yogyakarta hingga Garut.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) Sugiyartanto mengungkapkan, saat ini Tol Trans Jawa di utara Jawa sudah tersambung dari Merak-Probolinggo. Ke depan, pemerintah berencana membangun jalan tol di lintas selatan Jawa yang membentang dari bagian barat (Garut) hingga Yogyakarta.

"Nanti suatu saat lintas selatan tol ini akan nyambung, ujungnya ada di Yogya sampai ke arah barat, Cilacap, sampai Garut, Tasik. Sekarang dari barat juga sudah kita mulai. Jadi, jaringan jalan tol yang sudah kita bangun sudah dalam rencana yang akan menghubungkan yang sekaligus mempercepat dan memerpendek wktu tempuh," ungkap Sugiyartanto di sela focus group discusssion (FGD) bertajuk Key Success Factor Optimalisasi YIA adalah Aksesibilitas yang Baik yang diselenggarakan Investor Daily di Yogyakarta, Jumat (13/12/2019).

Baca juga: Tol Layang Jakarta-Cikampek Diprediksi Kurangi Kepadatan 40 Persen

Pembangunan jalan tol lintas selatan Jawa yang terhubung ke Yogyakarta itu juga bagian dari peningkatan aksesibilitas dari dan ke Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulonprogo. Dalam jangka menengah, pemerintah akan membangun dua ruas jalan tol yang akan menopang konektivitas dari dan ke Bandara YIA. Kedua tol itu adalah Jalan Tol Solo-Yogya- Bandara YIA dan Tol Yogyakarta-Bawen.

"Akan ada tol yang akan memfasilitasi aksesibilitas ke bandara (YIA) itu sendiri. Bagian dari jaringan jalan tol dari Solo-Yogya ke Purworejo atau Kulonprogo melewati bandara, atau (Tol) Semarang, Bawen, Yogya yang melewati Magelang yang ujungnya Bandara YIA," ungkap Sugiyartanto.

Baca juga: Dibuka untuk Umum, Tol Layang Jakarta-Cikampek Gratis

Dia menyebutkan, selain membangun jalan tol, pihaknya juga tengah mengoptimalkan akses jalan yang sudah ada untuk aksesibilitas dari dan ke Bandara YIA. Hal itu guna mendukung kelancaran operasional Bandara YIA saat beroperasi penuh mulai Maret 2020.

"Kebetulan kalau kita sudah ada jaringan jalan yang sudah jadi. Kemudian jaringan jalan nasional kita, masuk ke bandara juga sudah siap, hanya mungkin perlu pelebaran, yang kita rencanakan akhir 2020 ini selesai. Kalau yang Pansela, kita sudah memotong ke bawah, fasilitas ke bandara itu sudah ada namanya underpass, kita bangun 1 tahun selesai," terang Sugiyartanto.

Baca juga: Diresmikan, Tol Layang Jakarta-Cikampek II Gratis hingga Tahun Baru

Dia menambahkan, pembangunan jalan tol dan jalan non-tol di sekitar Yogyakarta dan Jawa Tengah memiliki peran saling melengkapi. Selain itu, karena Yogyakarta terkenal sebagai kota budaya dan seni, maka pihaknya bukan hanya sekedar membangun, tapi juga dengan memberikan sentuhan seni.

"Jalan kita pun sebagian bukan hanya sekedar membangun jalan atau underpasss tapi juga kita kita kasih sentuhan seni. Atau kita sebut beautifikasi, tanpa menghilangkan fungsi, tapi kearifan lokal untuk infrastruktur itu sendiri," ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com