Jokowi: Pemindahan Ibu Kota Solusi Atasi Banjir, Macet dan Pengangguran

Jokowi: Pemindahan Ibu Kota Solusi Atasi Banjir, Macet dan Pengangguran
Presiden Joko Widodo bersama dengann Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, saat meninjau lokasi rencana ibu kota baru di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa 17 Desember 2019. Titik yang ditinjau Jokowi berada di Kecamatan Sepaku, Penajam Passer Utara, Kalimantan Timur, tepatnya di wilayah perhutanan yang konsesinya dikuasai oleh PT ITCI Hutan Manunggal. Lokasi ini akan dibangun kluster pemerintahan, termasuk Istana Kepresidenan. (Foto: Suara Pembaruan / Joanito De Saojoao)
Novy Lumanauw / FMB Rabu, 18 Desember 2019 | 10:03 WIB

Balikpapan, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan pemindahan ibu kota menjadi salah satu solusi untuk mengatasi persoalan banjir dan kemacetan di Jakarta.

"Tapi kalau tidak pindah ibu kota ya memang tetap akan sulit karena semua orang mau meniti karier di Jakarta, bisnis di Jakarta," kata Presiden Jokowi di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (18/12/2019).

Hujan Deras, 19 Ruas Jalan Tergenang Air

Presiden Jokowi mengatakan, sebagian besar masyarakat di seluruh tanah air mendambakan berkarier ke Jakarta atau Pulau Jawa, sehingga yang terjadi adalah kepadatan penduduk yang terkonsentrasi di Pulau Jawa, khususnya Jakarta.

Disebutkan, 56 persen penduduk Indonesia bermukim di Pulau Jawa, termasuk Jakarta dan sekitarnya. "Produk Domestik Bruto ekonomi kita 58 persen di Pulau Jawa, khususnya di Jakarta, sehingga perlu pemerataan ekonomi," katanya.

Nama Ibu Kota Negara Diumumkan Pertengahan 2020



Sumber: Investor Daily