JAD Papua, Polri: Mereka Berupaya Perluas Wilayah

JAD Papua, Polri: Mereka Berupaya Perluas Wilayah
Ilustrasi terduga teroris. (Foto: Antara)
Farouk Arnaz / JEM Kamis, 19 Desember 2019 | 14:50 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Penangkapan delapan terduga teroris di Kabupaten Jayapura, Papua oleh Densus 88 Antiteror membuka fakta baru. Kelompok yang awalnya masuk dalam jaringan JAD Lampung dan Medan itu hendak mengembangkan wilayah.

“Delapan terduga teroris yang ditangkap telah melakukan kegiatan-kegiatan yang dalam koridor hukum mereka sudah dikatakan sebagai kegiatan-kegiatan permulaan kemudian dilakukan penangkapan,” kata Kabag Penum Kombes Asep Adi Saputra, Kamis (19/12/2019).

Dari hasil interogasi kepada para pelaku, mereka mengatakan bahwa daerah Papua merupakan daerah yang mereka katakan sebagai perluasan perjuangan atau tankim.

“Mereka merasa terdesak dari berbagai daerah oleh aparat keamanan. Tidak ada indikasi bahwa mereka akan melakukan (teror) di Papua. Tidak ada sama sekali,” tambahnya.

Mereka lari ke Papua dari Lampung. Setelah ke Papua mereka melakukan aksinya di Bekasi. Papua saat ini juga tengah disibukan persiapan Natal dan juga PON 2020.

 

 



Sumber: Suara Pembaruan