Penyidik Susun Berkas Perkara Tersangka Perumahan Syariah Fiktif

Penyidik Susun Berkas Perkara Tersangka Perumahan Syariah Fiktif
Ratusan korban penipuan perumahan syariah PT Wepro Citra Sentosa mendatangi Polda Metro Jaya untuk menanyakan kejelasan uang yang telah mereka tanamkan di perusahaan tersebut. ( Foto: Beritasatu TV )
Bayu Marhaenjati / JAS Jumat, 20 Desember 2019 | 13:27 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, sedang menyusun dan melengkapi berkas perkara empat tersangka kasus perumahan syariah fiktif. Termasuk, mencari dua orang yang diduga terlibat dalam kasus ini.

"Penyidik masih melengkapi berkas perkara," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Jumat (20/12/2019).

Dikatakan Yusri, selain menyusun berkas perkara, penyidik juga masih memburu dua orang terduga pelaku yang masih buron. Kedua orang ini berperan sebagai marketing atau pemasaran.

"Mencari dua orang yang diduga pelaku lainnya. Masih belum (tertangkap)," ungkapnya.

Sebelumnya, Ditreskrimum Polda Metro Jaya, membekuk empat mafia pembangunan perumahan syariah fiktif dengan kerugian hingga Rp 40 miliar, di kawasan Serang, Banten. Korbannya, diperkirakan mencapai 3.680 orang.

Empat tersangka yang ditangkap berinisial MA selaku Komisaris PT Wepro Citra Sentosa, SW Direktur PT Wepro Citra Sentosa, CB Marketing Agency PT Wepro Citra Sentosa, dan S -istri MA- berperan pemegang rekening atau bendahara.



Sumber: BeritaSatu.com