H-2 Natal, Kondisi di Pelabuhan Merak Terlihat Sepi

H-2 Natal, Kondisi di Pelabuhan Merak Terlihat Sepi
Penumpang pejalan kaki maupun penumpang dalam kendaraan yang hendak menyeberang menuju berbagai daerah ke Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak tampak sepi dan lengang, Senin 23 Desember 2019. ( Foto: Antara )
/ YUD Senin, 23 Desember 2019 | 18:58 WIB

Merak, Beritasatu.com - Penumpang pejalan kaki maupun dalam kendaraan yang hendak menyeberang menuju berbagai daerah ke Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak tampak sepi dan lengang, H-2 jelang Hari Natal, Senin (23/12/2019).

Berdasarkan pantauan di Pelabuhan Merak, pukul 18.19 WIB kondisi Dermaga I sampai IV relatif sepi angkutan kendaraan pribadi, bus maupun truk.

Bahkan, kendaraan yang masuk ke Pelabuhan Merak bisa langsung diseberangkan ke Pelabuhan Bakauheni tanpa menunggu hingga berjam-jam.

Saat ini, arus lalu lintas berjalan lancar dan belum terlihat lonjakan penumpang pejalan kaki maupun penumpang dalam kendaraan.

"Kami memprediksi lonjakan penumpang yang hendak merayakan Natal dan Tahun Baru sekitar malam hingga pagi dinihari," kata Samsudin, seorang petugas pengatur lalu lintas di Pelabuhan Merak.

Menurut dia, saat ini, arus kendaraan berjalan lancar baik Dermaga I sampai V dan tidak terlihat antrean kendaraan.

Namun, kemungkinan besar penumpang yang hendak menyeberang ke Pulau Sumatera akan terjadi lonjakan malam hari.

Pengalaman tahun lalu, kata dia, mereka penumpang memilih menyeberang menuju Pelabuhan Bakauheni pada saat malam dengan alasan merasa nyaman juga udara dingin.

"Kami bekerja keras agar penumpang cepat diseberangkan karena merupakan bentuk pelayanan prima dengan mengutamakan keselamatan," katanya menjelaskan.

Sementara itu, Petugas Posko Data Pelabuhan Merak Tomi Hidayat mengatakan saat ini penumpang yang menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni belum terjadi lonjakan.

Sepanjang pukul 20.00 kemarin (22/12) sampai pukul 08.00 hari ini tercatat 25.754 orang terdiri dari penumpang pejalan kaki 4.860 orang dan penumpang dalam kendaraan 20.894 orang.

Sedangkan jumlah kendaraan 4.794 unit terdiri dari sepeda motor 869 unit, roda empat 2.804 unit, bus 182 unit, truk 939 unit dan kendaraan roda empat lebih 3.925 unit.

"Kami mengoptimalkan kapal sebanyak 31 kapal dengan 48 kali perjalanan," katanya.



Sumber: ANTARA