Jasa Marga Prediksi Hari Ini Puncak Arus Mudik di Tol Japek

Jasa Marga Prediksi Hari Ini Puncak Arus Mudik di Tol Japek
Rekayasa lalu lintas lawan arus mulai dari KM 47 sampai dengan KM 61 arah Cikampek sejak pukul 07.00 WIB Sabtu (28/12/2019) di Tol Jakarta-Cikampek. ( Foto: Dok Jasa Marga )
Mikael Niman / WBP Sabtu, 28 Desember 2019 | 12:26 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - Volume lalu lintas di jalan tol dari Jakarta menuju ke Cikampek kembali meningkat, pada Sabtu (28/12/2019). PT Jasa Marga (Persero) Tbk‎ memprediksi puncak arus mudik Tahun Baru 2020 terjadi hari ini.

Pada Jumat (27/12/2019), Jasa Marga mencatat kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama sebesar 51.920 kendaraan atau naik 54 persen dibandingkan lalu lintas harian normal 33.710 kendaraan.

"Volume lalu lintas tertinggi kemarin terjadi pukul 09.30-10.29 WIB, yaitu sebanyak 2.863 kendaraan melintasi GT Cikampek Utama menuju Jalan Tol Trans Jawa," ujar ‎Corporate Communication and Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru, Sabtu (28/12/2019).

Dia memperkirakan, hari ini adalah puncak arus mudik dengan perkiraan jumlah kendaraan ke arah Timur yang melintasi GT Cikampek Utama mencapai 55.511 kendaraan. "Jumlah ini, naik 65,47 persen dari lalu lintas harian normal,"kata Dwimawan Heru.

Dia mengimbau kepada pengguna jalan untuk memastikan kondisi kendaraan dan pengendara dalam keadaan prima, jaga jarak aman kendaraan serta pastikan BBM dan saldo uang elektronik mencukupi. Sejalan perkiraan puncak arus mudik hari ini, Jasa Marga telah memberlakukan rekayasa lalu lintas lawan arus (contraflow) sejak pagi tadi di Tol Jakarta-Cikampek. "Atas diskresi Kepolisian, Jasa Marga memberlakukan contra flow mulai dari KM 47 sampai dengan KM 61 arah Cikampek sejak pukul 07.00 WIB tadi," tutur Dwimawan Heru.

‎Dengan diberlakukannya contraflow ini, kata Heru, kepadatan yang saat ini terjadi di titik pertemuan Tol Layang Japek II dan Tol Japek di KM 48, dapat terurai. "Untuk mendukung kelancaran contraflow, Jasa Marga menyiagakan petugas dan penyiapan rambu-rambu," ungkap Dwimawan Heru.



Sumber: Suara Pembaruan