Teknologi Optimalkan Proses Belajar di Kelas

Teknologi Optimalkan Proses Belajar di Kelas
Ilustrasi Samsung Smart Learning Class (SSLC). ( Foto: Beritasatu Photo / Dok. Samsung )
Indah Handayani / FER Minggu, 29 Desember 2019 | 15:55 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Setelah satu tahun Samsung mengimplementasikan Samsung Smart Learning Class (SSLC) di SD YPK Waupnor, Biak, terbukti bahwa program ini membuat murid memiliki semangat lebih untuk belajar dan mampu beradaptasi dengan cepat untuk mengoptimalkan teknologi Samsung dalam proses mereka belajar.

Melalui survei yang dilakukan SD YPK Waupnor, Biak, berkolaborasi dengan Wahana Visi Indonesia, pengimplementasian SSLC menunjukan tiga fakta, yaitu sebanyak 64 persen murid sangat senang belajar di SSLC, 58 persen murid merasa belajar di SSLC lebih menyenangkan dibandingkan belajar di kelas konvensional karena menggunakan Samsung Galaxy Tab dan ada buku digital interaktif di dalam Samsung Galaxy Tab.

Dalam satu tahun, murid dapat mengoptimalkan Samsung Galaxy Tab yang disediakan di SSLC untuk membaca dan berhitung (91 persen), menulis (87 persen), mencari informasi (62 persen), dan belajar melalui video Youtube (54 persen).

Fakta-fakta ini merupakan bukti bahwa inovasi teknologi dapat menjadi solusi proses pembelajaran yang lebih efektif, membantu guru membangun suasana belajar yang lebih menyenangkan untuk murid, serta membantu murid lebih mudah mendapatkan buku dan informasi lebih banyak dan cepat.

Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia, Ennita Pramono, mengatakan berangkat dari mendengarkan konsumen, Samsung menghadirkan inovasi yang bermanfaat untuk kehidupan masyarakat.

Melaui program Samsung Smart Learning Class, pihaknya mendekatkan inovasi yang dimiliki lebih relevan dan menjadi solusi untuk kemajuan pendidikan Indonesia. Tiga dari empat murid di SD YPK Waupnor, Biak, telah menggunakan dan begitu bersemangat belajar di Samsung Smart Learning Class.

"Murid yang bersemangat belajar akan menimbulkan rasa ingin tahu yang lebih tinggi, melalui teknologi, berbagai informasi dapat mereka temukan untuk menjawab keingintahuan mereka," papar Ennita dalam keterangan persnya, Minggu (29/12/2019).

Sementara itu, Kepala Sekolah SD YPK Waupnor, Kain Wamaer,mengatakan SSLC membuka lebar wawasan, informasi dan masa depan, baik para guru, dan yang terpenting murid-murid. Terbukti 77 persen peserta didik menyatakan menyukai Samsung Smart Learning Class karena bisa menggunakan Samsung Galaxy Tab sebagai alat belajar.

"Sebanyak 80 persen peserta didik merasa bahwa belajar menggunakan perangkat digital lebih menyenangkan. Sementara, 55 persen merasa terbantu karena bisa mencari jawaban dan informasi dengan cepat, dan 56 persen lainnya menyukai karena belajar menggunakan buku digital interaktif yang menarik untuk mereka,” tutup Kain.

 



Sumber: Investor Daily