Polres Rejang Lebong Temukan 1 Hektare Ladang Ganja

Polres Rejang Lebong Temukan 1 Hektare Ladang Ganja
Ladang ganja. ( Foto: Antara )
Usmin / CAH Sabtu, 4 Januari 2020 | 07:00 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Anggota Satuan Unit Narkoba, Kepolisian Resor (Polres) Rejang Lebong, Bengkulu, berhasil menemukan ladang ganja seluas satu hektare di Desa Lubuk Alai, Kecamatan Sindang Beliti Ulu (SBU). Kapolres Rejang Lebong, AKBP Jeki Rahmat Mustika, mengatakan, ladang ganja seluas 1 hektare itu, ditemuan Desa Alai, Kecamatan SBU, Jumat (2/1/2020) dini hari.

"Di atas lahan ladang ganja tersebut, ditemukan ratusan batang tanaman ganja siap panen. Namun pemilik kebun ganja ketika digerebek anggota Narkoba, Polres Rejang Lebong, tidak ada ditempat," ujar Jeki Rahmat di Bengkulu, Sabtu (4/1/2020).

Kapolres Rejang Lebong menambahkan, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat tentang keberadaan kebun ganja di Desa Lubuk Alai, Kecamatan SBU tersebut, sejak tiga hari lalu.

Mendapat laporan itu, anggota Unit Narkoba Polres Rejang Lebong, Kamis (2/1/2020), langsung bergerak menuju lokasi sasaran melakukan pengintaian untuk memastikan kebenaran ladang ganja seluas 1 hektare tersebut.

"Selama 3 hari anggota kita melakukan pengintaian di lokasi sasaran dan hasilnya benar ada kebun ganja di Desa Lubuk Alai, seluas luas lebih kurang 1 hektare diduga milik TO, warga desa setempat," ungkapnya.

Dijelaskan, setelah memastikan ada kebun ganja di Desa LUbuk Alai, maka anggota Polres Rejang Lebong, pada Kamis (2/1/2020), sekitar pukul 23.00 WIB, langsung bergerak dan sampai di lokasi sasaran pada Jumat (3/1/2020) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

Namun, sayangnya ketika anggota polisi sampai di kebun ganja tersebut, pemiliknya lebih dulu kabur melarikan diri. Indikasi pemilik ladang ganja baru melarikan diri kebunnya terlihat air minum masih panas dan ditemukan beberapa batang rokok di tempat kejadian perkara (TKP).

"Meski pemilik ladang ganja tidak berhasil kita ringkus, tapi identitasnya sudah kami kantongi dan sekarang masih dalam pengejaran. Kami harapkan dalam waktu dekat, pemilik ladang ganja di Desa Lubuk Alai itu, segera dibekuk," ujarnya.

Tanaman ganja yang ditemukan tersebut, sekitar 100 batang dengan berbagai ukuran. Mulai dari setinggi 50 cm hingga 2 meter lebih, dan siap panen. Sebagian tanaman ganja tersebut, dibawa ke Mapolres Rejang Lebong, sebabagi barang bukti untuk kepentingan proses hukum selanjutnya.

Sebagian lagi dimusnahkan dilokasi dengan cara dibakar, karena untuk membawanya ke Mapolres Rejang Lebong, tidak memungkinkan karena melalui jalan setapak dan terjal.

"Kita masih mendalami apakah pelaku sendirian atau ada teman. Info dari warga, pelakunya sendirian, TO dan sekaligus pemilik ladang ganja tersebut," ujarnya.

Kasus penemuan ladang ganja oleh Polres Rejang Lebong, bukan baru pertama kali, tapi sudah beberapa kali ditemukan kebun tanaman terlarang tersebut. Mayoritas pemiliknya ketika digerbek sudah melarikan diri, termasuk penemuan ladang ganja di Lubuk Alai, pemiliknya sudah melarikan diri lebih dulu sebelum polisi datang.



Sumber: Suara Pembaruan