BKSDA Sumsel: Harimau di Muara Enim Belum Tertangkap
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

BKSDA Sumsel: Harimau di Muara Enim Belum Tertangkap

Senin, 6 Januari 2020 | 16:59 WIB
Oleh : YUD

Palembang, Beritasatu.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Selatan menyebut harimau yang berkeliaran di Kabupaten Muara Enim dan sekitarnya di Sumatera Selatan belum tertangkap. BKSDA Sumsel meminta agar masyarakat diminta tidak terpancing dengan video penangkapan yang tengah beredar luas.

Kepala BKSDA Sumsel, Genman Suhefti Hasibuan di Palembang, Senin (6/1/2020), memastikan video yang memperlihatkan seekor harimau masuk ke dalam kotak perangkap dan beredar luas di media sosial bukan terjadi di Sumsel.

"Sampai hari ini tim kami masih mencari keberadaan harimau yang diperkirakan berada di luar hutan lindung sekitaran Kabupaten Muara Enim hingga ke Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), jadi video itu hoax," ujar Genman.

Pascadimulainya satgas pencarian harimau di Kabupaten Muara Enim pada 29 Desember 2019, media sosial facebook dan instagram khususnya yang terafiliasi ke akun-akun masyarakat Sumsel dihebohkan dengan video tertangkapnya seekor harimau di dalam kotak jebakan.

Menurut dia, hal tersebut bukan terjadi di Sumsel karena berdasarkan rekam 16 unit kamera perangkap dan 2 kotak jebakan yang sudah terpasang di tiik-titik kemunculan belum menampakkan tanda-tanda kemunculan harimau.

Kendati demikian tim gabungan BKSDA dan pegiat konservasi harimau yang terbagi menjadi beberapa tim terus menyusuri jejak harimau dengan berbekal tanda-tanda dan informasi-informasi dari masyarakat yang mengaku telah melihat harimau.

Ia memastikan harimau yang ditangkap nanti akan dibius dan dievakuasi ke hutan lindung jika kondisinya masih sehat dan bugar, tidak langsung dipindahkan ke kebun binatang seperti permintaan Pemprov Sumsel.

"Harimau hanya bisa dipindahkan ke kebun binatang jika menderita luka atau kondisinya tidak memungkinkan dilepas ke alam," jelas Genman.

Sementara harimau belum tertangkap, BKSDA mengimbau agar masyarakat tetap berhati-hati dalam beraktivitas di kebun khususnya di Kabupaten Muara Enim, Lahat, OKU dan Kota Pagaralam.

"Gubernur Sumsel juga sudah mengeluarkan imbauan terkait kewaspadaan hewan buas, kami berharap unit-unit pemerintah di daerah dapat membantu mengingatkan masyarakat," demikian Genman.

Sebelumnya lima orang meninggal dunia akibat serangan harimau di wilayah Sumsel, yakni:
1. Kuswanto (58) warga Kabupaten Lahat, meninggal pada 17 November 2019
2. Yanto (39) warga Kota Pagaralam, meninggal pada 5 Desember 2019
3. Mustadi (55) warga Kabupaten Muara Enim, meninggal pada 12 Desember 2019
4. Suwadi (60) warga Kabupaten Lahat, meninggal pada 22 Desember 2019
5. Sulis (30) warga Kabupaten Muara Enim, meninggal pada 27 Desember 2019



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPK Yakin Perpres Dewas Percepat Tugas Penindakan

Perpres itu telah dinantikan oleh Lembaga Antikorupsi.

NASIONAL | 6 Januari 2020

Mahfud MD: Natuna Dimasuki Kapal Pencuri Ikan

Pengerahan pasukan untuk mengusir para pencuri ikan di laut Natuna sedang dilakukan pemerintah Indonesia.

NASIONAL | 6 Januari 2020

Klaim Nine Dash Line, Menlu: Indonesia Takkan Mengakui

Pemerintah Indonesia tidak akan pernah mengakui terkait 9 Garis Putus-putus atau Nine Dash Line yang diklaim Tiongkok.

NASIONAL | 6 Januari 2020

Soal Natuna, Ketua DPR Minta Pemerintah Utamakan Diplomasi

Puan Maharani menyatakan Pemerintah RI harus bertindak tegas untuk mendesak kapal-kapal Republik Rakyat Tiongkok meninggalkan Laut Natuna.

NASIONAL | 6 Januari 2020

Jokowi: Pernyataan Pejabat Terkait Situasi di Natuna Sudah Tepat

Kedaulatan NKRI tidak mengenal tawar-menawar.

NASIONAL | 6 Januari 2020

Menko Polhukam Dorong Nelayan Beroperasi di Natuna

Menko Polhukam Mahfud MD mendorong 150 kapal perikanan asal Pantai Utara (Pantura) Jawa beroperasi di Laut Natuna.

NASIONAL | 6 Januari 2020

Abang None Jakarta Ulurkan Tangan untuk Korban Banjir

Abang None Jakarta mengulurkan tangannya untuk korban banjir dengan menggelar kerja bakti massal.

NASIONAL | 6 Januari 2020

Mahfud: Negara Ingin Benar-benar Hadir di Natuna

Penguatan pasukan di Natuna sudah bergerak.

NASIONAL | 6 Januari 2020

Jokowi Instruksikan Seluruh Menteri Turun ke Lapangan Atasi Banjir

Presiden menginstruksikn seluruh jajaran menteri terjun langsung ke lapangan untuk mengatasi bencana banjir yang melanda sejumlah daerah di Tanah Air.

NASIONAL | 6 Januari 2020

Eks Kadinkes Banten Beberkan Rp 700 Juta yang Diterima Rano Karno

Eks Kadinkes Banten Beberkan Rp 700 Juta yang Diterima Rano Karno.

NASIONAL | 6 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS