Maskapai Diminta Waspada Saat Lintasi Timur Tengah

Maskapai Diminta Waspada Saat Lintasi Timur Tengah
Polana Banguningsih Pramesti. ( Foto: Antara )
Thresa Sandra Desfika / JAS Rabu, 8 Januari 2020 | 17:44 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perhubungan (Kemhub) menginstruksikan maskapai berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan apabila melintas dan berencana melintasi wilayah udara di beberapa negara Timur Tengah, seperti Irak, Iran, Teluk Persia, dan Teluk Oman.

Hal tersebut disampaikan melalui Surat Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor AU.008/1/2/DRJU.DAU/2020 tanggal 8 Januari 2020 perihal Peringatan Overflying.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Polana B. Pramesti menyampaikan, kondisi wilayah udara Irak, Iran, Teluk Persia, dan Teluk Oman perlu untuk diwaspadai mengingat peningkatan eskalasi konflik di wilayah tersebut.

“Memperhatikan peningkatan eskalasi konflik di wilayah Timur Tengah, khususnya Irak, Iran, Teluk Persia, dan Teluk Oman, seluruh maskapai diharapkan dapat meningkatkan kehati-hatian dan juga kewaspadaan,” kata Polana dalam keterangannya, Rabu (8/1/2020).

Saat ini, terang Polana, pesawat yang akan melewati daerah tersebut telah dialihkan jalurnya untuk menjauhi area konflik, termasuk pesawat yang akan terbang menuju dan dari Arab Saudi.

"Kami akan selalu memantau seluruh maskapai nasional yang melakukan penerbangan internasional. Hal itu penting guna terus menjaga keselamatan, keamanan, dan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa penerbangan," tutup Polana.



Sumber: BeritaSatu.com