Ketua KPU Belum Tahu Pidana yang Disangkakan ke Wahyu Setiawan

Ketua KPU Belum Tahu Pidana yang Disangkakan ke Wahyu Setiawan
Arief Budiman. ( Foto: Antara )
Fana Suparman / YUD Rabu, 8 Januari 2020 | 21:32 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman mengakui belum mengetahui tindak pidana yang diduga dilakukan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Rabu (8/1/2020).

Arief bersama tiga Komisioner KPU lainnya, yakni Ilham Saputra, Pramono Ubaid Tanthowi dan Hasyim Asy'ari menyambangi Gedung KPK setelah mendapat kabar mengenai penangkapan Wahyu. Namun, setelah selama sekitar sejam berada di Gedung KPK, Arief belum juga mendapat informasi secara rinci mengenai kasus Wahyu. Padahal, di Gedung KPK, Arief bersama tiga Komisioner KPU lainnya bertemu dengan Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, Plt Jubir Ali Fikri dan Kabiro Humas Febri Diansyah.

Arief mengaku sempat mengonfirmasi mengenai hal tersebut kepada Alexander Marwata. Namun, Alex, sapaan Alexander Marwata hanya menyebut Wahyu bersama tiga orang lainnya yang turut dibekuk saat ini masih diperiksa intensif oleh tim penyidik.

"Kami mengonfirmasi diperiksa untuk perkara apa, bersama siapa dan seterusnya, beliau (Alexander Marwata) hanya mendapatkan informasi hari ini yang diperiksa empat orang, tapi terkait pemeriksaannya apa beliau juga belum tahu," kata Arief di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (8/1/2020) malam.

Arief mengatakan, selama ini, Wahyu menjabat sebagai Ketua Divisi Sosialisasi, pendidikan pemilih dan partisipasi masyarakat dan wakil ketua data dan informasi. Namun, Arief menegaskan belum mengetahui perkara yang menjerat Wahyu. KPU kata Arief menunggu keterangan resmi KPK yang akan disampaikan dalam konferensi pers Kamis (9/1/2020) besok.

"Kita belum tahu kasusnya apa. Kita menunggu 1x24 jam. Kita baru tahu kasusnya apa," katanya.



Sumber: Suara Pembaruan