Peredaran Narkoba di Rejang Lebong Sudah Sampai ke Pedesaan

Peredaran Narkoba di Rejang Lebong Sudah Sampai ke Pedesaan
ilustrasi narkoba. ( Foto: Dok )
Usmin / JEM Kamis, 9 Januari 2020 | 09:02 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Anggota Unit Reskrim Narkoba, Polres Rejang Lebong, Bengkulu, berhasil meringkus dua orang pengedar narkoba jenis sabu, yakni DE (25), dan AA (24), berikut barang bukti sebanyak 25 paket sabu ukuran kecil siap jual.

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Jeki Rahmat Mustika, di Bengkulu, Rabu (8/1/2020), menjelaskan, pertama kali tangkap DE, warga Kelurahan Air Putih Lama, Kecamatan Curup Selatan.

Tersangka DE dibekuk ketika tengah mengendara sepeda motor. Dari tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti dua paket sabu ukuran kecil yang disimpan dalam saku kecelananya.

Dari hasil pengembangan diketahui DE memiliki teman yang beralamat di kawasan Air Bang, Kota Curup, berinisial AA (24). Dari rumah AA polisi berhasil menemukan sebanyak 12 paket sabu yang disimpan dalam kotak permen.

Selain itu, ketika AA digeledah ditemukan lagi sabu sebanyak 10 poket disimpan dalam capuk ukuran kecil, serta satu paket disimpan dalam kotak rokok. Dengan demikian, barang bukti sabu yang diamankan dari AA dan DE sebanyak 25 paket.

Kapolres Rejangh Lebong menambahkan, dalam kesempatan tersebut, anggotanya juga berhasil mengamanan dua orang perempuan ketika membekuk AA di tempat kosanya.

Namun, keduanya hanya sebagai saksi, karena tersangka AA dan DE hanya menumpang menginap di ruang tamu rumah kosan yang ditempati salah satu perempuang yang diamankan ketika meringkus AA.

Sedangkan tersangka DE dan AA berikut 25 paket sabu ukuran kecil langsung di gelandang ke Mapolres Rejang Lebong, untuk menjalani pemeriksaan secara intensif.

"Kita sangat serius mengusut kasus narkoba sepanjang ada barang bukti baik sebagai pemakai, pengedar maupun bandar langsung kita tahan untuk menjalani proses hukum," ujarnya.

Sebab, peredaran narkoba baik sabu maupun ganja di Kabupaten Rejang Lebong, sudah sampai ke desa-desa, sehingga jika peredaranya tidak diberantas habis, maka akan merusak genarasi muda di daerah ini.

Karena itu, setiap warga yang terbukti melakukan penyalahgunaan narkoba baik sebagai bandar, pemakai dan pengedar, akan tindak tegas sesuai hukum yang berlaku, termasuk tersangka AA dan DE sebagai pengedar sabu, katanya.



Sumber: Suara Pembaruan