Din Syamsuddin: Masalah Pelanggaran Batas Wilayah Natuna Harus Diselesaikan

Din Syamsuddin: Masalah Pelanggaran Batas Wilayah Natuna Harus Diselesaikan
Din Syamsuddin ( Foto: Suara Pembaruan / Dina Manafe )
Yeremia Sukoyo / JAS Senin, 13 Januari 2020 | 17:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Centre for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC), Din Syamsuddin, menegaskan, pelanggaran batas wilayah kelautan yang dilakukan nelayan Tiongkok harus dapat diselesaikan sesegera mungkin. Jika dibiarkan berlarut-larut, pelanggaran batas perairan yang dilakukan nelayan Tiongkok dapat mengancam kedaulatan negara.

"Masalah ini harus segera diselesaikan, dengan perkembangan geopolitik saya kira kita semua mendambakan stabilitas dan perdamaian. Karena itulah perlu adanya sebuah penyelesaian. Kedaulatan atas negara harus ditegakkan," kata Din Syamsuddin, dalam diskusi Centre for Dialogue and Cooperation bertema "Kedaulatan RI Atas Natuna", Senin (13/1/2020) di Jakarta.

Menurutnya, pemerintah Indonesia sebaiknya memang jangan mau bernegosiasi dengan alasan apapun jika terjadi pelanggaran wilayah perbatasan. Dirinya pun mengapresiasi pernyataan Kementerian Luar Negeri Indonesia yang tidak akan bernegosiasi dengan pihak Tiongkok.

"Saya apresiasi pernyataan Menlu bahwa tidak ada negosiasi terhadap masalah tersebut. Inilah saatnya bagi Indonesia untuk mengamalkan secara konsisten pembukaan UUD 45," kata Din. 



Sumber: Suara Pembaruan