KPU: Handphone Kita Disadap Sejak Tahun Lalu

KPU: Handphone Kita Disadap Sejak Tahun Lalu
Viryan Azis. ( Foto: Antara )
Yustinus Paat / FMB Selasa, 14 Januari 2020 | 14:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan mengakui bahwa pihaknya sudah disadap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak tahun lalu. Namun, kata dia, KPU tidak masalah dan tidak terganggu dengan penyadapan tersebut dan bekerja seperti biasa.

"Kami juga sadar misalnya HP kita disadap, bahkan sejak tahun lalu kita nggak ada masalah kita terus bekerja biasa saja. Buat kita, selama kita bekerja biasa saja normal, tidak ada hal ini, buat apa risih juga," ujar Viryan di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Viryan juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menghalangi-halangi KPK dalam melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi proses penetapan penggantian antarwaktu (PAW) yang menjerat komisioner KPU Wahyu Setiawan. Ketua dan para komisioner KPU, kata dia, siap memberikan keterangan kepada KPK jika dipanggil.

"Prinsipnya KPU siap. Bahkan, ketika proses penggeledahan kemarin kami temui kita sampai tanya juga, masih ada lagi dokumen yang diperlukan yang belum ada. Jadi sepenuhnya KPU sangat terbuka sejak awal dan KPU tidak pernah menghalang-halangi," tandas Viryan.

Terkait adanya keterlibatan komisioner lain, kata Viryan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pemeriksaan KPK. Namun, kata dia, yang pasti KPU mengambil keputusan berdasarkan UU dan Peraturan KPU, bukan berdasarkan hal-hal lain.

"Kalau dikaitkan dengan misalnya apakah ada dugaan keterlibatan, itu domainnya di KPK. Misalnya ada perkembangan lain, silakan kami siap untuk dimintai keterangan," pungkas Viryan. 



Sumber: BeritaSatu.com