Polisi Tetapkan 5 Tersangka Investasi Bodong MeMiles

Polisi Tetapkan 5 Tersangka Investasi Bodong MeMiles
Polda Jawa Timur menetapkan lima tersangka dalam kasus investasi ilegal berkedok jasa pemasangan iklan bernama MeMiles, dua tersangka berhasil diringkus. ( Foto: Beritasatu TV )
Aichi Halik / AHL Kamis, 16 Januari 2020 | 19:24 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Polda Jawa Timur menetapkan lima tersangka dalam kasus investasi ilegal berkedok jasa pemasangan iklan bernama MeMiles, dua tersangka berhasil diringkus.

Kelima tersangka yaitu Kamal Tarachan (47) selaku Direktur PT Kam n Kam, F Suhanda (52) sebagai manajer, kemudian Martini Luisa (54) sebagai motivator, dan Prima Hendika (22) Kepala Tim IT Memiles, serta satu tersangka baru berinisial W.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim, Kombes Gidion Arif Setiawan mengatakan, polisi masih mengejar tersangka lain dari jaringan Memiles yang dijalankan PT Kam n Kam.

"Berdasarkan penyidikan masih ada tersangka lain dari kelompok MeMiles, masih dalam jaringan perusahaan tersebut," kata Gidion di Mapolda Jatim, Surabaya, Kamis (16/1/2020).

Menurut Gidion, selain mengejar tersangka baru polisi juga menyita sejumlah barang bukti milik tersangka dan anggota MeMiles.

Polisi telah mengamankan barang bukti antara lain 18 unit mobil, dua sepeda motor, dan beberapa barang berharga lainnya, termasuk 120 unit mobil yang sudah diberikan ke anggota dan akan ditarik oleh Polda Jatim sebagai barang bukti.

Selain itu, polisi turut mengamankan uang tunai sebesar Rp122 miliar.

Atas perbuatannya, para tersangka kini dipersangkakan Pasal 106 jo 24 ayat (1), dan atau Pasal 105 jo Pasal 9 Undang-undang nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan, dan atau Pasal 46 ayat (1) dan ayat (2) jo Pasal 16 ayat (1) Undang-undang nomor 10 tahun 1998 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 7 tahun 1992 tentang perbankan.



Sumber: BeritaSatu TV