Kawasan Industri Jababeka Raih Proper Hijau

Kawasan Industri Jababeka Raih Proper Hijau
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, menyerahkan penghargaan Proper Hijau kepada General Manager PT Jababeka Infrastruktur, Endy A Budyanto. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Kamis, 16 Januari 2020 | 19:36 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Jababeka Tbk, melalui anak perusahaannya PT Jababeka Infrastruktur, selaku pengelola Kawasan Industri Jababeka, berhasil meraih penganugerahan Penilaian Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (Proper) Hijau 2019 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

KPC Raih Proper Hijau untuk Ketiga Kalinya

Penghargaan Proper Hijau diberikan kepada usaha dan kegiatan yang telah melakukan pengelolaan lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan dalam peraturan (beyond compliance), seperti melaksanakan sistem pengelolaan lingkungan dan memanfaatkan sumber daya secara efisien serta melaksanakan tanggung jawab sosial dengan baik.

Direktur Utama PT Jababeka Infrastruktur, Tjahjadi Rahardja, mengatakan, penghargaan Proper Hijau ini menunjukkan upaya kawasan industri Jababeka dalam menjaga sistem produksi bersih dan mengembangkan program tanggung jawab sosial telah berhasil. Untuk tahun 2019, kawasan industri Jababeka menjadi satu-satunya kawasan industri yang berhasil mendapatkan Proper Hijau.

"Penganugerahan ini ini juga menegaskan komitmen kawasan industri Jababeka dalam menjalankan bisnis yang bersih dan menjaga lingkungan dengan baik, mengurangi emisi, ikut melindungi keanekaragaman hayati, serta komitmen terhadap program pemberdayaan masyarakat," ujar Tjahjadi Rahardja, dalam keterangan persnya, Kamis (16/1/2020).

Pertamina EP Raih Penghargaan 4 Proper Emas

Menurut Tjahjadi, kawasan industri Jababeka bisa meraih Proper Hijau karena berhasil menerapkan sistem manajemen lingkungan ISO 14001. Kemudian, adanya keselarasan program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan program dinas lingkungan hidup, yaitu mengurangi kesenjangan kemiskinan masyarakat lewat pemberdayaan masyarakat dengan pemberian pelatihan-pelatihan usaha mandiri. Selain itu, program kerja yang diimplementasikan memiliki kesinambungan dari tahun ke tahunnya.

"Program kerja kita itu selalu berkesinambungan. Apa yang kita kerjakan, seperti mengurangi emisi, sejalan dengan dinas lingkungan hidup. Semisal di tahun ini temanya apa, kita ikuti, sehingga terjadi sinergi. Mungkin tahun ini banjir, kita buat program kerjanya. Tahun kemarin kan temanya pemberantasan kemiskinan, kita jadikan itu acuan sehingga tiap tahunnya apa yang kami kerjakan ada benang merahnya," pungkas Tjahjadi.



Sumber: BeritaSatu.com