Desember 2019, Kenaikan Ekspor Sektor Pertanian Paling Tinggi

Desember 2019, Kenaikan Ekspor Sektor Pertanian Paling Tinggi
Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo beserta jajaran manajemen JAPFA melepas ekspor senilai Rp 3,9 miliar ke Republik Demokratik Timor Leste. ( Foto: Ist )
Carlos Roy Fajarta / BW Kamis, 16 Januari 2020 | 16:47 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menyampaikan data terbaru mengenai hasil ekspor Indonesia yang mengalami peningkatan.

Salah satunya, adalah sektor pertanian. Sektor ini tercatat menyumbang angka cukup besar selama periode Desember.

"Dari semua sektor yang ada, sektor pertanian menyumbang US$ 370 juta atau naik sebesar 24,35 persen," ujar Suhariyanto, Kamis (16/1/2020) di Jakarta.

Menurut dia, kenaikan juga dialami sektor lainya seperti migas, industri, dan sektor pertambangan. Secara keseluruhan, total nilai yang ada mencapai US$ 14,47 miliar.

Mengenai hal ini, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian (Kemtan), Kuntoro Boga Andri menjelaskan, program peningkatan produksi dan ekspor yang dicanangkan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mulai menunjukan dampak positif.

"Saat ini kami terus menggenjot lalu lintas ekspor melalui program Gerakan Tiga Kali Ekspor (Geratieks), sesuai arahan bapak Mentan," tambah Kuntoro.

Kenaikan juga dipengaruhi oleh dibukanya akses pasar dan insentif berbagai program peningkatan. Semua upaya ini dilakukan agar pemangku kepentingan mampu bekerja secara baik.

"Hasilnya banyak komoditas pertanian yang mengalami kenaikan, di antaranya adalah sarang burung walet, kopi, rumput laut, serta produk lain dari perkebunan," tukasnya.

Geratieks adalah gerakan bersama yang dibangun pemerintah untuk menyatukan kekuatan pemegang kepentingan pembangunan pertanian. Gerakan ini diharapkan mampu bekerja dengan cara yang tidak biasa.



Sumber: Suara Pembaruan