KPK Gelar Rekonstruksi Kasus Suap Wali Kota Medan

KPK Gelar Rekonstruksi Kasus Suap Wali Kota Medan
Wali Kota Medan Tengku Dzulmi Eldin berada di kendaraan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis, 17 Oktober 2019. (Foto: ANTARA FOTO / M Risyal Hidayat)
Arnold H Sianturi / FER Jumat, 17 Januari 2020 | 20:48 WIB

Medan, Beritasatu.com - Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan rekonstruksi kasus suap yang menjerat Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin bersama Kadis Pekerjaan Umum, Isa Ansyari dan Kabag Protokoler, Samsul Fitri, Jumat (17/1/2020).

KPK Cegah Saksi Kasus Suap Wali Kota Medan Bepergian ke Luar Negeri

Rekonstruksi kasus suap ini dilakukan di sejumlah lokasi, salah satunya di seputaran Hotel Swiss-Belin Jalan Gajah Mada Medan. Rekonstruksi ini dikawal ketat oleh aparat kepolisian berseragam dinas yang dilengkapi dengan senjata.

"Rekonstruksi suap Wali Kota Medan ini untuk melengkapi berkas perkara dan memperoleh gambaran utuh terkait dengan rangkaian peristiwa dugaan penerimaan uang suap tersebut," ujar Juru bicata KPK, Ali Fikri.

Pantauan di lokasi, rekonstruksi suap pejabat pemerintahan ini dilakukan petugas antirasuah di depan maupun di dalam gedung hotel berbintang tersebut. Proses rekonstruksi ini pun mengundang perhatian masyarakat.

KPK Cecar Anak Menkumham soal Proyek di Medan

Sampai menjelang malam, petugas antikorupsi masih berada di dalam hotel melakukan rekonstruksi tersebut. Kasus suap ini juga mulai disidangkan oleh hakim di pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) di PN Medan.

Seperti diketahui, Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, bersama enam orang lainnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Medan, Sumut, Selasa (15/10/2019/2019) malam hingga Rabu (16/10/2019) dinihari.

Dalam OTT ini, KPK turut menyita uang tunai lebih dari Rp 200 juta. Petugas juga beberapa kali melakukan penggeledahan di Kantor Wali Kota Medan dan Dinas Pekerjaan Umum.



Sumber: Suara Pembaruan