Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire Sudah Lama di Radar BIN

Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire Sudah Lama di Radar BIN
Rumah yang di kontrak Totok Santosa Hadiningrat alias Raja Kraton Agung Sejagad di Dusun Ngabangan, Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean, Sleman, digeledah polisi Rabu, 15 Januari 2020 dini hari pukul 00.45 WIB. ( Foto: Istimewa )
/ FMB Minggu, 19 Januari 2020 | 00:27 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Intelijen Negara, Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan, mengatakan, mereka telah lama mendeteksi keberadaan Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire yang baru muncul dan membuat geger publik.

“Itu kami sudah lama mendeteksinya, tetapi baru muncul (ramai),” ujar dia, kepada wartawan selepas acara pelantikan PB e-Sports, di Hotel Kempinski, Jakarta, Sabtu (18/1/2020).

Pengikut Keraton Agung Sejagat Dipungut Jutaan Rupiah dan Dijanjikan Gaji Dolar

Begitu pun dengan Sunda Empire, bahwa BIN telah lama mengetahui keberadaan “kerajaan” itu dan bahkan telah berada di bawah radar dan pemantauan mereka sejak dulu.

Berdasarkan pengamatan BIN, kata dia, memang ada beberapa “kerajaan” itu merupakan bagian dari kerajaan nusantara. Meski begitu, aparat kepolisian baru akan memproses secara hukum jika benar-benar ada unsur pidana di dalamnya.

“Yang penting ada memang keraton-keraton yang tergabung dalam kerajaan nusantara (Majelis Adat Kerajaan Nusantara). Lain hal kalau ada unsur pidananya di dalamnya. Di antaranya sekarang yang dikembangkan masalah penipuan dan lain-lain, itu yang ditelusuri,” katanya.

Polisi Akan Selidiki "Sunda Empire" di Bandung

Sebelumnya, keberadaan Keraton Agung Sejagat di Purwokerto, Jawa Tengah, telah membuat geger publik hingga berujung pada penetapan tersangka Totok Santosa dan Fanni Aminadia.

Penangkapan tersebut didasari atas alasan bahwa mereka terbukti melakukan tindakan pidana berupa penipuan. Sejumlah barang bukti disita, termasuk dokumen yang diduga dipalsukan pelaku.

Sementara itu, polisi masih menelusuri dan menyelidiki keberadaan Sunda Empire di Bandung, Jawa Barat. Namun keberadaan Sunda Empire itu dinilai sama seperti Keraton Agung Sejagat karena mereka menggunakan seragam-seragam serupa seragam militer lengkap dengan atributnya, yang tidak jelas asal-usulnya.



Sumber: ANTARA