PVMBG: Pergerakan Tanah Penyebab Bencana Sukajaya
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

PVMBG: Pergerakan Tanah Penyebab Bencana Sukajaya

Minggu, 19 Januari 2020 | 18:11 WIB
Oleh : Vento Saudale / FMB

Bogor, Beritasatu.com - Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) merilis laporan pemeriksaan gerakan tanah atau longsor di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Hasilnya, longsor disebut karena interaksi kondisi pergerakan tanah dan dipicu oleh curah hujan yang tinggi.

Laporan PVMBG merupakan pemeriksaan di beberapa lokasi. Di antaranya Jalur jalan Cigudeg-Sukajaya. Desa Harkat Jaya yang meliputi Jalur Jalan Harkat Jaya–Urug dan Kampung Sinar Harapan, jalur Jalan Sukajaya–Pasir Madang yang meliputi wilayah Desa Sukajaya, Sipayung, Jayaraharja, Sukamulih, Pasir Madang dan Desa Pasir Madang.

Berdasarkan Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah Kabupaten Bogor, lokasi gerakan tanah di Kecamatan Sukajaya termasuk dalam zona kerentanan gerakan tanah menengah–tinggi.

“Artinya daerah ini mempunyai potensi menengah hingga tinggi untuk terjadi gerakan tanah. Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, sedangkan gerakan tanah lama dapat aktif kembali,” kata Kepala PVMBG, Kasbani, Minggu (19/1/2020).

BNPB: Bencana Longsor di Bogor Disebabkan Ulah Manusia

Dalam laporan, disebutkan secara umum longsor di Kabupaten Bogor terjadi karena interaksi kondisi geologi dan dipicu oleh curah hujan yang tinggi.

Pertama, tanah pelapukan yang bersifat sarang dan mudah meloloskan air. Longsoran terjadi pada Batuan Gunungapi Endut (Qpv), tuf dan breksi terdiri dari tuf batuapung, breksi tufan, batupasir tuf, lempung tufan dan batupasir berlapis silang(Tmtb), batuan gunungapi yang tak terpisahkan terdiri dari breksi dan aliran lava (Qvu), Tuf batuapung pasiran (Qvst).

Kedua, bidang lemah berupa kontak antara tanah pelapukan batuan yang lebih segar sebagai bidang gelincir. Ketiga, kelerengan yang curam, bahkan beberapa tempat hampir tegak.

Keempat, di beberapa tempat terlihat kontak endapan gunungapi dengan batulempung (formasi Bojongmanik) dengan bidang perlapisan yang searah dengan kemiringan ke arah sungai. Longsor di Harkat Jaya, Sipayung, Jayaraharja, Sukamulih, Pasirmadang masuk ke dalam DAS Sungai Cidurian sehingga dampaknya banjir membawa material longsor dan batu di sepanjang Sungai Cidurian dan melanda pemukiman di kanan kiri Sungai Cidurian dan terakhir, curah hujan 301.6 milimeter dalam satu hari sebagai pemicu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Aparat Gabungan Musnahkan 5 Hektare Ladang Ganja di Madina

Pemusnahan dilakukan dengan cara mencabut dan membakar ratusan ribu tanaman ganja siap panen.

NASIONAL | 19 Januari 2020

Usut Korupsi di Asabri, KPK Tunggu BPK

Firli menegaskan, KPK tak ragu untuk mengusut kasus korupsi, apalagi ditemukan adanya dugaan kerugian keuangan negara.

NASIONAL | 19 Januari 2020

KPK Yakin Mampu Bekuk Caleg PDIP Tersangka Suap Komisioner KPU

"Pelaku korupsi itu beda dengan pelaku pembunuhan yang siap tidur di hutan. Dan juga pelaku teror," ungkap Firli.

NASIONAL | 19 Januari 2020

Perambahan Hutan Tak Terkendali, Orang Rimba di Jambi Kian Tersingkir

Kerusakan hutan di Jambi hingga kini sudah mencapai 1,2 juta hektare (ha) atau 57 persen dari luas total kawasan hutan.

NASIONAL | 19 Januari 2020

Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem, BPPT Tambah Operasi TMC

Tim TMC BPPT akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengurangi ancaman banjir di Jabodetabek.

NASIONAL | 19 Januari 2020

Adian Bantah Terjadi Keributan di PDIP Saat Penggeledahan KPK

Dalam video berdurasi kurang dari satu menit itu terlihat tidak ada keributan seperti yang ramai diberitakan.

NASIONAL | 19 Januari 2020

Sopir Bus Maut Subang Diduga Mengebut hingga Hilang Kendali

Bus bernomor polisi E 7508 W yang dikemudikan oleh pengemudi Dede Purnama ini melaju lebih kencang dari sebelumnya.

NASIONAL | 19 Januari 2020

KPK Kaji Jerat Pihak Lain Terkait Kasus Korupsi Pelabuhan Teluk Segintung

Dari laporan tersebut pimpinan KPK akan memutuskan langkah berikutnya terkait penanganan kasus ini.

NASIONAL | 19 Januari 2020

Pemkot Bengkulu Subsidi Iuran JKN-KIS bagi 4.146 Warga Miskin

Warga miskin tersebut, mendapat subsidi iuran PBI JKN-KIS dari Pemkot Bengkulu, untuk fasilitas perawatan kelas III sebesar Rp 42.000/orang/bulan.

NASIONAL | 19 Januari 2020

Hadiri Natal TMP, Hasto: Ara Sirait Gembala Politik yang Baik

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memuji Ara sebagai gembala politik yang baik, karena di bawah kepemimpinannya berhasil melakukan regenerasi dan kaderisasi.

NASIONAL | 19 Januari 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS