Menantu Jokowi Ikuti Uji Kepatutan dan Kelayakan di Golkar

Menantu Jokowi Ikuti Uji Kepatutan dan Kelayakan di Golkar
Bobby Nasution mengembalikan formulir pendaftaran menjadi calon Walkot Medan periode 2020-2025 ke DPD Partai Golkar Medan pada Jumat (13/12/2019). ( Foto: Beritasatu TV )
Arnold H Sianturi / JAS Senin, 20 Januari 2020 | 15:14 WIB

Medan, Beritasatu.com - Menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Afif Nasution dan pamannya, Doli Sinomba Siregar menjalani fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan sebagai kandidat bakal calon Wali Kota Medan dan Bupati Tapanuli Selatan di Kantor DPD Partai Golkar Sumut Jalan KH Wahid Hasyim Medan.

"Ini merupakan hari ketiga uji kelayakan dan kepatutan kandidat balon kepala daerah. Doli Sinomba Siregar sudah mengikuti uji kelayakan di hari pertama. Hari ini, Bobby bersama kandidat lainnya juga hadir dalam menjalani fit and proper test," ujar Sekretaris Tim Pilkada Golkar Sumut, Sangkot Sirait, Senin (20/1/2020).

Sangkot mengatakan, tidak ada perlakuan istimewa terhadap menantu Presiden Jokowi dan pamannya saat mengikuti proses fit and proper test oleh partai besutan Airlangga Hartanto tersebut. Seluruh kandidat balon wali kota maupun bupati berikut yang mendaftar diperlakukan sama saat mengikuti uji kelayakan tersebut.

"Dalam kegiatan ini, kita ingin mendengar langsung visi dan misi dari kandidat. Setelah melalui tahapan ini, kita akan melakukan survei ke masyarakat pada bulan Februari 2020 mendatang. Nama dari tiga balon yang memiliki elektabilitas teratas akan diserahkan ke DPP Partai Golkar untuk memutuskan," kata Sangkot.

Bobby Afif Nasution, seusai menjalani uji kelayakan di DPD Golkar Sumut menyampaikan, untuk membangun Kota Medan, tidak bisa dikerjakan sendiri. Untuk memajukan kota ini memerlukan kolaborasi dari berbagai pihak, sehingga Kota Medan bisa menjadi kota membawa berkah.

"Banyak tadi materi yang ditanyakan. Intinya, kita sampaikan ingin berkolaborasi untuk membuat Kota Medan yang lebih berkah. Mohon dukungan dan doanya. Semoga harapan kita semua, khususnya demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat, segera terwujud," sebutnya. 



Sumber: Suara Pembaruan