Hakim Nyatakan Eks Menag Terbukti Terima Suap Rp 70 Juta

Hakim Nyatakan Eks Menag Terbukti Terima Suap Rp 70 Juta
Mantan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin memberikan keterangan sebagai saksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (4/12/2019). Lukman Hakim Saifuddin memberikan keterangan sebagai saksi untuk terdakwa Romahurmuziy terkait kasus suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama. ( Foto: ANTARA FOTO / Nova Wahyudi )
Fana Suparman / FMB Senin, 20 Januari 2020 | 18:44 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menyatakan mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin terbukti menerima uang Rp 70 juta dari mantan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur (Kakanwil Kemag Jatim), Haris Hasanudin.

Uang itu diberikan agar Haris Hasanuddin lolos proses seleksi dan dilantik sebagai Kakanwil Kemag Jatim. Penerimaan uang ini disampaikan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta saat membacakan amar putusan terhadap mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Romy di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (20/1/2020).

Hakim Anggota, Ponto menyatakan uang sebesar Rp 70 juta itu diterima Lukman dalam dua tahap. Uang itu diberikan kepada Lukman melalui ajudannya, Heri Purwanto.

“Lukman Hakim Saifuddin menerima sebesar Rp 70 Juta yang diterima oleh Lukman Hakim tanggal 1 Maret 2019 sejumlah Rp 50 juta dan tanggal 9 Maret 2019 sejumlah Rp 20 Juta melalui ajudan Lukman Hakim Saifuddin, Heri Purwanto,” kata hakim Ponto saat membacakan amar putusan terhadap Romy, sapaan Romahurmuziy di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (20/1/2020).

Dalam perkara ini, Majelis Hakim menyatakan Romy terbukti menerima Rp 255 juta dari Haris. Hakim menyatakan Romy bersama-sama dengan Lukman Hakim mengintervensi panitia seleksi terkait proses seleksi jabatan Kakanwil Kemag Jatim yang diikuti Haris Hasanuddin. Padahal, Haris tidak memenuhi syarat karena pernah dijatuhi sanksi disiplin pegawai negeri sipil (PNS).

"Intervensi yang mana terdakwa lakukan karena Lukman Hakim Saifuddin yang merupakan menteri agama Republik Indonesia sebagai pemegang kekuasaan dalam pengangkatan dan pemberhentian di lingkungan Kemag," kata hakim.

Kendati begitu, hakim memerintahkan Jaksa KPK untuk mengembalikan uang lainnya yang disita dari Lukman Hakim.

Eks Ketum PPP Romahurmuziy Dihukum 2 Tahun Penjara



Sumber: Suara Pembaruan