PKB Rekomendasikan Machfud Arifin di Pilwalkot Surabaya

PKB Rekomendasikan Machfud Arifin di Pilwalkot Surabaya
Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin, bersama Calon Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin. (Foto: Beritasatu Photo)
Aries Sudiono / JAS Senin, 20 Januari 2020 | 22:13 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memberi peluang kepada mantan Kapolda Jatim Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin untuk maju di Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Surabaya pada Pilkada serentak September 2020, menyusul surat rekomendasi yang langsung diserahkan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar di Jakarta, Minggu (19/1/2020) malam baru lalu.

Dalam penyerahan rekmendasi itu tampak hadir Sekjen DPP PKB Hasanudin Wahid; Ketua DPW PKB Jatim Halim Iskandar, serta Ketua DPC PKB Surabaya Musyafak Rouf.

“Ya, ini surat rekomendasi kedua setelah sebelumnya saya terima dari DPP PAN,” ujar Machfud Arifin yang mantan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim pasangan Jokowi-Ma’ruf menjawab petanyaan wartawan, Senin (20/1/2020). Dengan didampingi Ketua DPC PKB Surabaya Musyafak Rouf, lebih lanjut dikemukakan, bahwa rekomendasi DPP hanya untuk calon wali kota. Sementara untuk wakil wali kota masih dalam pembicaraan antarpartai koalisi, yakni PKB, PAN, Gerindra, NasDem, dan PPP.

Musyafak Rouf membenarkan, pihaknya menyerahkan kepada Bacawali Surabaya untuk memilih bakal calon wakilnya sendiri. Namun jika tidak juga menemukan mitra yang pas, maka hal itu diserahkan kepada parpol koalisi. Sebab, PKB Surabaya hanya memiliki lima kursi parlemen dan PAN tiga kursi.

Sesuai ketentuan ambang batas untuk bisa mengusung calon minimal harus 10 kursi. Karenanya untuk kekurangan dua kursi dewan, bakal ditutup oleh Partai Nasdem (tiga kursi) dan PPP (satu kursi). Jika memungkinkan, maka bakal mengajak Partai Gerindra (lima kursi) ikut dalam koalisi, dengan jatah bacawawalinya.

Rekomendasi DPP PAN

Sesuai dengan rekomendasi DPP PAN, maka PAN Surabaya resmi mengusung Machfud Arifin maju sebagai bacawali Surabaya. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW PAN Jatim Amar Syaifuddin, Kamis (16/1) pekan lalu mengungkapkan, bahwa rekomendasi dari DPP PAN sudah diserahkan Ketua DPW PAN Jatim Masfuk ke mantan Kapolda Jatim itu, Rabu (15/1/2020) malam.

Kendati bukan kader, Amar menyebut partainya telah mantap mengusung Machfud Arifin di Pilwalkot Surabaya. “Kami sudah melakukan rapat internal di PAN Surabaya. Karena Pilkada ini belum ada kader yang siap untuk kita harumkan di Pilwalkot Surabaya, sehingga Machfud Arifin ini menjadi satu pilihan,” ujarnya.

Amar optimistis penunjukan Machfud di Pilwali Surabaya sudah sangat tepat. Sebab, selain punya kapasitas bagus, kepemimpinan Mahcfud kala menjadi Kapolda Jatim juga sudah teruji.

“Ketokohan beliau yang asli Arek Suroboyo itu juga sudah sangat bagus,” ujarnya. Amar meneegaskan bahwa Machfud Arifin memiliki gagasan besar untuk mempercepat pembangunan Kota Surabaya yang sudah diawali oleh Tri Rismaharini.

Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta, sudah seharusnya banyak event yang juga diselenggarakan di kota pahlawan itu. Untuk bacawawalinya kita serahkan ke Pak Machfud, tandas Masfuk yang mantan Bupati Lamongan itu lagi.

Sementara itu Partai Gerindra yang memiliki lima kursi parlemen di Kota Surabaya juga mencatat ada sejumlah nama yang mendaftar di partai itu maju meramaikan Pilwalkot Surabaya. Ketua DPD Gerindra Jatim, Soepriyatno mengakui, partainya belum memberikan rekomendasi untuk maju pada Pilwali Surabaya.

“Jago kami harus potensial dan memiliki kans menang tertinggi,” ujarnya sambil menambahkan, bahwa Gerindra memang mengincar Pilwalkot Surabaya, Pilbup Sidoarjo, Pilbup Malang, dan Pilbup Jember.

Soepriyatno yang juga Anggota DPR RI itu belum bersedia menyebutkan calon yang dijagokan maju di Pilwalkot Surabaya. Sampai sekarang ini sudah ada 12 orang yang mendaftar di Partai Gerindra Surabaya dan Jatim. Ketika didesak nama musisi Ahmad Dhani, dan Irjen Pol (Pur) Achmad Arifin, ia langsung menampiknya dan menyatakan bahwa jika tidak keliru ada bakal calon seorang laki-laki berstatus jenderal TNI yang siap dimajukan.

Soepriyatno mengakui bahwa calon yang diusung Gerindra harus mampu merebut Surabaya dari "genggaman" PDI Perjuangan yang sejak era Bambang Dwi Hartono sampai dengan Tri Rismaharini, memenangi Pilwalkot Surabaya yang diusungnya. Dalam menghadapi Pilkada Serentak Tahun 2020, Gerindra juga memberikan prioritas untuk tiga kabupaten dan satu kota. Empat daerah ini yakni Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Jember, dan Malang.

Dari catatan Suara Pembaruan, dinamika politik di Surabaya kian hangat menjelang Pilali Surabaya 2020. Sejauh ini beberapa nama bermunculan di bursa kandidat di antaranya, Eri Cahyadi, Wishnu Sakti Buana, dan Zahrul Azhar Azumta alias Gus Hans, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin, Ahmad Nawardi, Gamal Albinsaid, dan Lia Istifhama.



Sumber: Suara Pembaruan