Petrokimia Gresik Gandeng Kemperin Buka Program Vokasi

Petrokimia Gresik Gandeng Kemperin Buka Program Vokasi
Pembukaan Program Vokasi D1 Batch 2 kerjasama Petrokimia Gresik dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) di Wisma Kebomas, Gresik, Selasa (21/1/2020) (Foto: Beritasatu Photo / Istimewa)
Amrozi Amenan / FER Selasa, 21 Januari 2020 | 23:10 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Petrokimia Gresik menjalin kerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian (Kemperin), membuka program vokasi Diploma 1 (D1) Batch 2 Tahun 2019.

Petrokimia Gresik

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi, menjelaskan total ada 58 peserta yang mengikuti program link and match dengan industri, 34 diantaranya dari jurusan Teknik Kimia Industri dan 24 orang dari jurusan Pemasaran dan Logistik.

"Program ini merupakan kontribusi nyata Petrokimia Gresik dalam mendukung pemerintah untuk menciptakan SDM unggul sesuai dengan kebutuhan industri,” kata Rahmad, di Surabaya, Selasa (21/1/2020).

Sejauh ini, Petrokimia Gresik telah berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi 273 SDM melalui program vokasi Diploma 1. Yakni, periode tahun 2017 hingga 2018 sebanyak 79 peserta dari jurusan Teknik Kimia Industri dan batch 1 tahun 2019 sebanyak 73 peserta dari jurusan Teknik Kimia Industri, 39 peserta jurusan Teknik Perawatan Mesin, dan 24 peserta dari jurusan Pemasaran dan Logistik.

Selama mengikuti program ini, peserta dibekali dengan kemampuan hard competency dan soft competency dengan metode pembelajaran 33 persen penyampaian materi di kelas, dan 67 persen praktek di lapangan.

"Melalui metode ini, ilmu yang didapat peserta lebih applicable ketika nanti diterapkan di industri, sesuai dengan konsep pendidikan vokasi yang bertujuan untuk menunjang penguasaan keahlian terapan tertentu," papar Rahmad.

Adapun untuk meningkatkan nilai program vokasi Diploma 1, pada setiap akhir periode pendidikan peserta akan diuji melalui sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Selain aktif menjalankan program vokasi Diploma 1 dalam rangka penguatan SDM industri, Petrokimia Gresik juga berperan meningkatkan kompetensi SDM pendidikan vokasi menengah melalui kegiatan magang enam bulan yang link and match dengan industri untuk pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

"Program vokasi menengah ini telah diikuti oleh oleh 150 siswa di tahun 2018, dan 151 pelajar tahun 2019 yang berasal dari seluruh Indonesia," jelas Rahmad.

Tidak hanya untuk siswa, lanjut Rahmad, Petrokimia Gresik juga memberikan kesempatan magang bagi guru SMK selama satu bulan. "Magang guru ini telah diikuti oleh 449 guru SMK dari seluruh tanah air di tahun 2018-2019," jelas Rahmad.

Rahmad menambahkan, program-program ini diharapkan menghasilkan output yaitu link and match kurikulum dan bahan ajar di sekolah dengan dunia industri.

"Untuk tahun 2020 Petrokimia Gresik juga akan menjalankan program pengembangan SDM bekerja sama dengan Kementerian BUMN dan Kementerian Pertanian,” pungkas Rahmad.



Sumber: BeritaSatu.com