Kemnaker Bangun BLK di Waigete

Kemnaker Bangun BLK di Waigete
Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga (kedua kiri) saat meninjau lokasi pembangunan balai latihan kerja. ( Foto: Istimewa )
Anselmus Bata / AB Kamis, 23 Januari 2020 | 07:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Balai Latihan Kerja (BLK) dengan berbagai fasilitas modern dan kapasitas besar akan dibangun di Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Untuk itu, Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga bersama utusan Kemnaker, Rabu (22/1/2020), meninjau lokasi untuk pembangunan BLK.

Romanus Woga menyambut gembira rencana pembangunan BLK di Kabupaten Sikka.

“Kita senang, karena hal ini sudah lama dinanti-nantikan. Dahulu, waktu kunjungan kerjanya, menaker waktu itu Pak Hanif Dhakiri sudah menjanjikan membangun sebuah BLK di Kabupaten Sikka. Pemkab Sikka memilih lokasi di Waigete untuk pembangunan BLK itu,” kata Wabup Romanus yang didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Germanus Goleng melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Germanus menjelaskan kehadiran BLK sangat penting bagi Kabupaten Sikka. "Kami mendata ada ribuan tenaga kerja asal Kabupaten Sikka yang pergi merantau mencari pekerjaan tanpa dibekali pendidikan dan keterampilan memadai, sehingga tidak dibayar dengan upah yang layak," katanya. 

Bahkan, tenaga kerja asal Sikka cukup sering diperlakukan tidak adil karena rendahnya pengetahuan tentang aturan ketenagakerjaan. 

Di BLK tesebut, para calon tenaga kerja tidak saja dilatih keterampilannya, juga dibekali berbagai pengetahuan dasar, seperti hukum ketenagakerjaan, etika dan sopan santun, serta kebudayaan di berbagai tempat kerja di luar daerah.

Camat Waigete Even Edomeko yang juga mengikuti peninjauan tersebut mengaku bahagia atas rencana pembangunan BLK.

"Banyak warga Kecamatan Waigete yang memilih merantau bekerja di luar kecamatan, terutama di kebun kelapa sawit di Kalimantan dan Malaysia. Mereka tak punya pengalaman tentang sawit dan umumnya tidak tamat SMA. Kami menyambut gembira kehadiran BLK di sini untuk mendidik calon tenaga kerja yang akan ke luar daerah," kata Even. 

 



Sumber: BeritaSatu.com