10 Lubang Tambang Emas Ilegal Kembali Ditutup

10 Lubang Tambang Emas Ilegal Kembali Ditutup
Tim Satgas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) gabungan TNI dan Polda Banten kembali menutup 10 lubang tambang emas ilegal di Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Jumat (24/1/2020). ( Foto: Istimewa )
Laurens Dami / AMA Jumat, 24 Januari 2020 | 21:23 WIB

Lebak, Beritasatu.com - Tim Satuan Tugas (Satgas) Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Polda Banten kembali menutup 10 lubang penambangan emas ilegal di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) yang diduga masih digunakan untuk penambangan oleh gurandil.

Karo Ops Polda Banten Kombes Pol Aminudin Roemtaat, Jumat (24/1/2020) mengatakan, anggota tim Satgas gabungan dari Polda Banten, TNI, dan intansi terkait lainnya sudah melakukan penyisiran PETI di TNGHS sejak Kamis (23/1/2020) hingga Jumat (24/1/2020). Hasilnya, ditemukan lubang-lubang besar yang diduga masih digunakan untuk penambangan.

"Kalau lubang banyak yang kita temukan, tapi yang besar-besar saja, yang dimungkinkan masih bisa digunakan oleh masyarakat, ada 10 yang sudah kita pasang police line pada hari ini," katanya.

Menurut Roemtaat, ke-10 lubang tambang emas yang ditutup itu merupakan tambang yang berada di jalur Citorek, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak. Namun untuk di jalur Kampung Cikancra, Desa Sukamaju, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, pihaknya belum mendapatkan laporan, lantaran akses menuju lokasi cukup jauh. Tim kedua yang dipimpin oleh Dansat Brimob Kombes Pol Dedi Suryadi masih berada di Cikancra.

"Kita dibagi dua tim, tim yang saya pimpin dari arah Citorek ini ada sembilan titik, lalu tim kedua yang dipimpin Dansat Brimob ada tujuh titik. Untuk seluruhnya tim ada 302 orang yang kita bagi dua," ujarnya.

Roemtaat mengungkapkan, seluruh titik tambang yang ada di wilayah Kabupaten Lebak dipastikan telah dilakukan penyisiran baik oleh Polda Banten maupun Polres Lebak. Untuk jumlah diperkirakan mencapai ratusan lubang tambang.

Hingga saat ini, Polda Banten belum menangkap atau menetapkan tersangka penambangan emas ilegal tersebut. Namun kasus itu sudah dalam penyidikan Ditkrimsus Polda Banten.

Untuk diketahui, patroli Satgas PETI Polda Banten dilakukan di beberapa titik yakni di Cimari, Cirotan, Cidandak, Gunung Leutik, Muara Tilu, Bunung Masigit, Pasir Wiru, Sopal, Cigadang, semuanya masuk dalam wilayah Kecamatan Citorek.

Kemudian Ciburuluk, Ciawitali, Cikatumburi, Pasir Ipis, Ciburiling, Cikopo dan Cimadur, semuanya masuk dalam wilayah Kecamatan Sobang.



Sumber: Suara Pembaruan