Greta, Mahasiswi UPH Raih Gold Winner AYDA 2020

Greta, Mahasiswi UPH Raih Gold Winner AYDA 2020
Greta Elsa Nurtjahja, meraih Gold Winner di ajang Asia Young Designer Award (AYDA) 2020. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Rully Satriadi / RSAT Sabtu, 25 Januari 2020 | 19:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Prestasi membanggakan kembali diraih program studi Desain Interior, School of Design Universitas Pelita Harapan (SoD UPH). Greta Elsa Nurtjahja, mahasiswi Desain Interior 2014, meraih Gold Winner di ajang Asia Young Designer Award (AYDA) 2020 pada 17 Januari 2020 di Jakarta.

Prestasi Gold Winner ini diraih mahasiswa dari prodi Desain Interior UPH dua tahun berturut-turut, 2018/2019 dan 2019/2020.

Acara yang diselenggarakan Nippon Paint Indonesia yang ketujuh kalinya ini bekerja sama dengan Kemenristekdikti. Pada tahun ini diikuti 486 karya mahasiswa dari 26 universitas.

Pemenang dipilih berdasarkan karya yang sesuai dengan tema yang ditetapkan panitia, yaitu “Forward a Sustainable Future”.

Melalui tema ini, panita mengarahkan para peserta untuk memiliki kemampuan dalam menjawab berbagai tantangan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan lingkungan sekitar.

Menurut Greta, kompetisi ini sangat positif dan bermanfaat. Di UPH kompetisi ini terbuka untuk setiap mahasiswa, khususnya di semester akhir. Proses pendaftarannya tidak rumit dan mendapat dukungan penuh dari program studi.

Karya yang disubmit di kompetisi ini adalah proyek tugas akhirnya yang berjudul Rumah Kopi. Dirinya mendapat bimbingan maksimal dari dosen baik selama kuliah hingga tugas akhir.

“Kami terus didorong untuk menghasilkan karya yang maksimal. Sehingga ketika untuk kompetisi sendiri hanya perlu sedikit perbaikan menyesuaikan kriteria dari panitia. Pihak juri pun pada saat proses coaching, memuji kualitas tugas akhir dari Interior UPH,” jelas Greta.

Proses kompetisi ini diakui sangat menyenangkan dan sangat bermanfaat, karena peserta mendapatkan pengarahan langsung dari para praktisi, untuk dapat menguasai berbagai kemampuan sebelum akhirnya dapat merancang secara cermat dan komprehensif.

“Saya sangat senang, bersyukur dan puas untuk hasil ini. Masukan yang didapat dari para juri semakin menyempurnakan tugas akhirnya. Selanjutnya saya akan mempersiapkan diri lebih baik lagi untuk menghadapi kompetisi di tingkat Asia. Terutama mematangkan konten presentasi, dan mendetailkan aplikasi dari konsep-konsep menyesuaikan dengan kebutuhan di tahapan Asia,” ungkap Greta, yang akan mewakili Indonesia ke ajang Asia Young Designer of the Year, pada Maret 2020, di Vietnam.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Program Studi Desain Interior SoD UPH, Phebe Valencia kepada Greta yang sudah menghasilkan karya maksimalnya hingga membawa nama baik Desain Interior UPH sejauh ini.

“Prestasi ini sekaligus membuktikan kualitas pembelajan yang diberikan, sehingga bisa menghasilkan seorang pribadi yang berprestasi. Harapan ke depannya, Desain Interior UPH bisa terus berkarya dan dikenal sebagai prodi yang menelurkan generasi-generasi berprestasi dan dari karya yg dihasilkan bisa memberikan dampak bagi masyarakat,” ungkap Phebe.



Sumber: Suara Pembaruan