Kapolda Papua Tegaskan Warga Sipil Tak Punya Kewenangan Pegang Senjata Api
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kapolda Papua Tegaskan Warga Sipil Tak Punya Kewenangan Pegang Senjata Api

Sabtu, 25 Januari 2020 | 22:38 WIB
Oleh : CAH

Timika, Beritasatu.com - Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw menegaskan warga sipil tidak diberikan kewenangan oleh Undang-Undang untuk memegang dan menggunakan senjata api. Ini dikatakan menyikapi kian maraknya kasus penyelundupan amunisi dan senpi kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah pedalaman Papua untuk digunakan melawan aparat TNI dan Polri.

"Berkali-kali saya sudah mengingatkan bahwa yang diberikan kewenangan untuk memiliki sampai menggunakan senjata api itu yaitu kami aparat kepolisian dan TNI, termasuk beberapa aparat dalam lingkup terbatas. Undang-Undang mengatur itu. Jadi, bukan orang-orang itu (KKB) yang petang. Untuk apa mereka pegang, karena mau melawan petugas. Sudah pasti kami kejar," kata Irjen Paulus, Sabtu (25/1/2020).

Kapolda mengatakan jika sampai terjadi tindakan tegas dan terukur oleh aparat kepolisian, TNI maupun aparat gabungan terhadap pelaku yang memegang dan menggunakan senjata api, maka hal itu merupakan amanat Undang-Undang.

Sebab Undang-Undang negara, katanya, memberikan kewenangan kepada kepolisian dan TNI untuk menjaga keamanan dan ketertiban, menjaga keamanan dalam negeri serta menjaga pertahanan dan keamanan negara.

"Tidak ada tawar-menawar, siapapun di luar TNI dan Polri yang memegang senjata api dilarang, apalagi kalau untuk digunakan melakukan kekerasan kepada anggota kami, kepada pemerintah dan aparatur di pelosok-pelosok, kepada pengusaha-pengusaha bahkan juga kepada masyarakatnya sendiri. Apakah kami tinggal diam begitu saja? Tidak, kami ada di sini untuk menangani itu," ujar Irjen Paulus.

Pada Senin (20/1/2020), tim gabungan TNI-Polri melumpuhkan hingga tewas NM (35), anggota KKB Intan Jaya karena melawan saat ditangkap di sekitar Kampung Nifasi, Pantai Nusi Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.

Penangkapan terhadap KKB itu dilakukan setelah tim gabungan melakukan penyelidikan dan pengecekan di sekitar Kampung Nifasi yang diduga akan menjadi tempat transaksi jual beli senjata api.

Menanggapi hal itu, Kapolda mengatakan jajarannya akan terus mencari dan mengungkap kasus penyelundupan senjata api kepada KKB.

"Saya pikir kami tidak puas sampai di situ saja. Kami akan terus cari dan mematahkan peran mereka ini. Kami sudah punya data, ada orang-orang yang memang ditugaskan untuk mencari barang itu," kata Irjen Paulus.

Polda Papua menyebut NM merupakan anggota KKB dengan jabatan sebagai Komandan Operasi Umum di wilayah Meepago Kodap 29. Dengan jabatan tersebut, NM memiliki peran strategis sebagai pengendali kegiatan KKB di wilayah Intan Jaya.

NM juga berperan sebagai penyuplai bahan makanan, senjata dan amunisi untuk kebutuhan KKB di wilayah Intan Jaya, dan keberadaannya di Nabire diduga dalam rangka membeli senjata dan amunisi yang akan dikirim ke Sugapa, Kabupatan Intan Jaya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Waspada, 27 Wilayah Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem

BMKG meminta masyarakat waspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai badai petir, guntur dan peningkatan angin kencang.

NASIONAL | 19 Januari 2022

Ridwan Kamil Imbau Arteria Dahlan Minta Maaf kepada Orang Sunda

Ridwan Kamil mengimbau Arteria Dahlan segera meminta maaf karena menilai pernyataan yang dilontarkan Arteria melukai kebinnekaan NKRI.

NASIONAL | 19 Januari 2022

Gempa Banten Sebabkan 3.078 Rumah Rusak, Terbanyak di Pandeglang

Akibat gempa Banten sebanyak 379 unit rumah rusak berat, 581 unit rumah rusak sedang dan 1.764 unit rumah rusak ringan di Pandeglang.

NASIONAL | 19 Januari 2022

Pemerintah Kirim Daftar Calon Anggota Komisi Informasi Pusat kepada DPR

Menteri Johnny juga menegaskan bahwa proses seleksi anggota Komisi Informasi Pusat berlangsung secara terbuka dan fit and proper test akan dilakukan oleh Komisi I DPR

NASIONAL | 19 Januari 2022

KPK Sita Catatan Transaksi Keuangan Bupati Penajam Paser Utara

KPK menyita catatan keuangan milik Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud saat menggeledah sejumlah lokasi terkait dugaan suap proyek dan perizinan. 

NASIONAL | 18 Januari 2022

Napi di Lapas Leluasa Gunakan Ponsel Saat Melakukan Tindak Kriminal

Dalam aksinya, para pelaku menggunakan telepon seluler (ponsel) untuk melakukan tindak pidana dari dalam lapas.

NASIONAL | 18 Januari 2022

Besok hingga Jumat Ini, Waspada Peningkatan Curah Hujan di Jabodetabek

Wilayah Jabodetabek perlu mewaspadai terjadinya peningkatan curah hujan 3 hari ke depan yakni Rabu (19/1/2022) hingga Jumat (21/1/2022).

NASIONAL | 18 Januari 2022

Majelis Hakim Beberkan Alasan Tidak Vonis Mati Heru Hidayat di Perkara Asabri

Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta membeberkan alasan tidak memvonis mati Heru Hidayat dalam perkara dugaan korupsi Asabri.

NASIONAL | 18 Januari 2022

Korupsi di Jasindo, Kiagus Emil Dihukum 4 Tahun Penjara

Pengadilan Tipikor menghukum pemilik PT Ayodya Multi Sarana (AMS) Kiagus Emil Fahmy Cornain empat tahun penjara dalam kasus korupsi PT Jasindo.

NASIONAL | 18 Januari 2022

Coba Tabrak Petugas, Pencuri Kabel Telkom Ditembak Mati

Seorang anggota komplotan pencuri kabel bawah tanah milik PT Telkom ditembak mati setelah berusaha menabrak petugas.

NASIONAL | 18 Januari 2022


TAG POPULER

# IKN


# Nia Ramadhani


# Omicron


# Rahmat Effendi


# Sanksi Antidoping



TERKINI
Gaga Muhammad Divonis 4,5 Tahun Penjara

Gaga Muhammad Divonis 4,5 Tahun Penjara

MEGAPOLITAN | 15 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings